Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

RAGAM · 5 Sep 2025 21:58 WIT

GKI Papua Gelar Konferensi Satu Abad Peradaban Pendidikan


					Ketua Sinode GKI Tanah Papua, Pendeta Andrikus Mofu. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Ketua Sinode GKI Tanah Papua, Pendeta Andrikus Mofu. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua akan menyelenggarakan Konferensi Satu Abad Peradaban Pendidikan pada 9-10 September 2025 di Gedung Serba Guna (GSG) Graha Sara, Kota Jayapura.

Acara ini akan melibatkan unsur pemerintah, gereja, dan masyarakat adat sebagai bagian dari refleksi dan perumusan arah baru pembangunan pendidikan di Papua.

Ketua Sinode GKI Tanah Papua, Pendeta Andrikus Mofu, dalam jumpa pers di Kantor Sinode GKImenyampaikan, konferensi ini menjadi momentum penting untuk meninjau kembali perjalanan sejarah pendidikan orang asli Papua (OAP) selama seratus tahun terakhir.

“Refleksi satu abad ini bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga memperkuat kesadaran kolektif untuk menjawab tantangan kemiskinan, ketertinggalan, dan kesenjangan pendidikan yang masih terjadi,” ujar Andrikus.

Konferensi ini juga diharapkan menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi dan komitmen lintas sektor dalam menghadirkan peradaban baru yang lebih adil dan inklusif bagi generasi Papua mendatang.

Menurut Andrikus, pendidikan Kristen pertama kali hadir di Bukit Aitumeri, Teluk Wondama, pada 25 Desember 1925, dipimpin oleh Pendeta Isak Samuel Kijne. Momen bersejarah itu menjadi titik awal kebangkitan pendidikan di tanah Papua, yang kini genap satu abad.

Andrikus menegaskan, seratus tahun ke depan harus menjadi era transformasi nyata, bukan sekadar perayaan sejarah. “Kami ingin menghadirkan perubahan yang berdampak langsung bagi OAP, baik dalam pelayanan gereja maupun pembangunan pendidikan,” terangnya. ***(Imelda)

Artikel ini telah dibaca 41 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Kisah Dwi, Merawat Cerita pada Seujung Jarum

12 January 2026 - 15:48 WIT

Kasih Natal Nasional untuk Papua Pegunungan

8 January 2026 - 22:19 WIT

Pesan Natal Paulus Waterpauw: Bersatu Bangun Papua di Era Prabowo

24 December 2025 - 17:35 WIT

Gema Natal dari Merauke Jadikan Keluarga Tempat Pertama Tumbuhnya Kasih dan Harapan

22 December 2025 - 23:14 WIT

Tebar Berkah, YBM PLN Sentuh Komunitas Muslim dan Mualaf di Lembah Baliem

18 December 2025 - 23:57 WIT

Kala Milenial Merawat Tradisi Port Numbay Lewat Goresan Pena dan Irama Rap

18 December 2025 - 23:45 WIT

Trending di RAGAM