Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 8 Nov 2023 15:19 WIT

Gerakan HIPETA Nabire Tuai Pujian dari Wamendagri hingga Pj Gubernur Papua Tengah


					Panen raya petani HIPETA Nabire. (Foto: Pemprov Papua Tengah) Perbesar

Panen raya petani HIPETA Nabire. (Foto: Pemprov Papua Tengah)

KABARPAPUA.CO, Nabire– Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr Ribka Haluk, S.Sos, MM mengapresiasi kelompok tani Hidup Petani Nyata (HIPETA) di Desa Satuan Pemukiman 1 (SP1) Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah yang telah bekerja keras hingga terwujudnya panen raya padi pada Rabu 8 November 2023.

Panen raya dihadiri oleh Wamendagri, John Wempi Wetipo, serta  Deputi Setwapres Pelix Vernando Wanggai, Ketua Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Tengah, Irjen Pol (Purn) Petrus Waine.

“Ada semangat luar biasa dari HIPETA. Saya rasa  HIPETA  tidak pernah kehilangan akal merangkul semua petani, kamu mau (rambut) lurus kah, keriting kah, hitam kah, putih kah, semua dirangkul membangun kebersamaan untuk tujuan yang lebih baik,” kata Wamendagri.

Wamendagri yakin gerakan HIPETA ini akan menjadi gerakan edukasi dan menjadi contoh kepada petani-petani yang pemalas. “Ini sangat luar biasa dan Pj Gubernur Papua harus melihat mereka,” katanya.

Sementara itu, Pj. Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk, S.Sos., MM mengapresiasi kelompok tani HIPETA yang menggelar panen raya padi untuk menjaga kestabilan ekonomi di Papua Tengah. Hal ini menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi pemerintah daerah, agar para petani bisa meningkatkan hasil panennya kedepan.

” Ada filosofi petani, tanam dan tunggu waktu panen. Dan, inilah saatnya untuk kita bersama HIPETA panen padi. Luar biasa dan terimakasih kelompok tani HIPETA,” tuturnya.

Ribka menuturkan selama 11 bulan ini, pihaknya telah memerintahkan dinas terkait untuk benar-benar mengawal perkembangan sektor pertanian di Provinsi papua Tengah. Ia telah memerintahkan sebelumnya agar dinas terkait melakukan terobosan dan percepatan pembangunan, terlebih khusus di sektor pertanian.

Ribka menyebutkan panen raya adalah murni dari petani yang telah bekejerja secara mandiri. Apalagi banyak para petani disini merupakan masyarakat asli Papua. Kedepan saya akan mengambil sikap tegas, agar dinas terkait lebih cepat lagi dalam memperhatikan para petani.

“Melihat hasil panen ini bukan tidak mungkin kita bisa meniru Merauke yakni membuka lumbung padi. Selanjutny akita saya akan memantau program di pertanian, sebab sesungguhnya kedauulatan rakyat itu ada di petani,” tuturnya. *** (Sumber: Pemprov Papua Tengah) 

Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Alumni SMA YPPK Adhi Luhur Nabire Gelar Pelatihan Jurnalistik bagi Pelajar

24 August 2026 - 21:12 WIT

Antisipasi ISPA, Dinkes Provinsi Papua Tengah Bagikan Masker, Perkuat Stok Obat, dan Siagakan Ambulans

22 August 2026 - 17:22 WIT

Pemprov Papua Tengah Mobilisasi Armada Gabungan Tangani Kebakaran Hutan dan Lahan

21 August 2026 - 22:06 WIT

Plt Kabiro Umum Papua Tengah: Pers Harus Utamakan Data Valid dan Verifikasi Berita

19 August 2026 - 23:51 WIT

Ketika Merah Putih Menyatu dengan Busana Nusantara di Papua Tengah

17 August 2026 - 12:04 WIT

Percepat Pembangunan, Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

13 August 2026 - 14:28 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH