KABARPAPUA.CO, Merauke– Semangat perayaan Natal Nasional 2025 terus menjalar ke seluruh pelosok negeri. Setelah sukses menyapa masyarakat di Bandung, Medan, Manado, Palangka Raya, hingga Ruteng, rangkaian Seminar Natal Nasional 2025 kini hadir dan sukses digelar di Bumi Cenderawasih, tepatnya di Merauke, Papua Selatan.
Acara berlangsung Rabu, 17 Desember 2025 di Aula Pangkat Kelapa Lima. Seminar ini menjadi titik krusial dalam rangkaian seminar di 9 kota besar Indonesia, sebelum nantinya mencapai puncak perayaan di Jakarta pada 3 Januari 2025.
Seminat mengangkat tema sentral mengenai peran keluarga, seminar ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat Merauke.
Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait menyampaikan kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sebuah gerakan reflektif.
“Kami ingin menghadirkan dialog yang membangun tentang bagaimana keluarga Indonesia dapat terus kuat, saling mendukung, dan tetap menjadi tempat pertama di mana nilai kasih serta harapan bertumbuh,” ujar Maruarar dalam pesannya.
Para pembicara nasional, mulai dari Ketua PP PMKRI Susana Kandaimu, akademisi Unika Atma Jaya Dr. Yanti Fristikawati, hingga Ketua Umum PGLII Pdt. Tommy O. Lengkong, sepakat bahwa di tengah tantangan zaman, keluarga adalah pendamping utama dalam tumbuh kembang anak agar tidak kehilangan arah.
Kesuksesan acara di Merauke tidak lepas dari sinergi antara pusat dan daerah. Ketua Tim Kerja Seminar Merauke, Yosias Selitubun menyebutkan terpilihnya Merauke merupakan hasil aspirasi dari PP PMKRI yang dipimpin oleh putri daerah, Susana Kandaimu.
Diskusi semakin kaya dengan kehadiran narasumber lokal yang kompeten, di antaranya:
- AKP Irwanto Sawal (Kabag Ops Polres Merauke) yang meninjau dari sisi keamanan sosial.
- Thomas Kimko (Kadis Kominfo Merauke) yang membahas peran keluarga di era digital.
- Perwakilan Keuskupan Agung Merauke dan LSM Harmoni Alam Papua.
Seminar ini didominasi oleh energi positif dari para aktivis muda dan mahasiswa. Peserta yang terdiri dari PMKRI, GMKI, Pemuda Katolik, Pemuda Gereja, hingga Orang Muda Katolik (OMK) se-Kevikepan Merauke tampak antusias mendalami materi tentang ketahanan keluarga.
Pesan utama yang dibawa dari Merauke sangat jelas: keluarga adalah fondasi kehidupan. Melalui pendampingan yang memadai di dalam rumah, generasi masa depan Papua dan Indonesia akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan penuh kasih.
Setelah Merauke, rombongan Seminar Natal Nasional akan melanjutkan perjalanannya menuju Toraja pada 18 Desember, membawa misi perdamaian dan penguatan nilai keluarga ke jantung Sulawesi. *** (siaran pers)
























