Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 13 Jun 2025 21:28 WIT

Dukung Pemerataan Energi Hijau, ADB Tinjau Program Kelistrikan PLN di Tanah Papua


					Pemeriksaan Kegiatan Safety Briefing dan gelar peralatan di PLN Unit Layanan Pelanggan Nabire. (Foto dok: PLN UIW Papua dan Papua Barat) Perbesar

Pemeriksaan Kegiatan Safety Briefing dan gelar peralatan di PLN Unit Layanan Pelanggan Nabire. (Foto dok: PLN UIW Papua dan Papua Barat)

KABARPAPUA.CO, Nabire – PT PLN (Persero) terus mempercepat transisi energi hijau di Indonesia dengan dukungan pendanaan dari Asian Development Bank (ADB). Perwakilan ADB, bersama tim Independent Verification Agent (IVA), baru-baru ini meninjau dan memverifikasi proyek kelistrikan PLN tahun 2024 di Nabire, Papua Tengah sebagai lokasi pengambilan sampel di Tanah Papua.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar menjelaskan, kunjungan yang dilakukan merupakan bentuk tindak lanjut dari sinergi yang sudah terjalin sebelumnya.

“Hal ini dilakukan guna memastikan dukungan pembiayaan yang diperoleh PLN benar-benar berdampak pada percepatan pembangunan akses listrik di seluruh Tanah Papua dengan berbasis pada penggunaan sumber energi hijau,” kata Diksi dalam siaran persnya ke media, Jumat, 13 Juni 2025.

Menurut Diksi, dukungan ADB dalam pembiayaan proyek energi berkelanjutan sangat penting bagi pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) PLN, yang juga sejalan dengan target Net Zero Emission (NZE) pemerintah pada tahun 2060.

“Pendanaan dari ADB dikelola dengan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial, membantu meningkatkan pemerataan akses kelistrikan yang ramah lingkungan, khususnya di wilayah timur Indonesia,” kata Diksi.

Perwakilan Asian Development Bank (ADB) dan Tim Independent Verification Agent (IVA) melakukan peninjauan dan pengecekan ruang baterai penyimpanan pada PLTS Mora Kama, Nabire. (Foto dok: PLN UIW Papua dan Papua Barat)

Selama kunjungan, kata Diksi, tim meninjau pembangunan PLTS Mora Kama dan jaringan listriknya, berdialog dengan masyarakat Kepulauan Moora, dan mengunjungi beberapa industri yang ada di Kabupaten Nabire.

Selain itu, tim verifikasi juga melakukan kunjungan virtual di daerah lainnya yaitu PLTS Muin di Kabupaten Mappi dan keluarga prasejahtera penerima manfaat Japan Fund for Poverty Reduction (JFPR) di Kabupaten Biak Numfor.

“PLN terus memastikan bahwa pendanaan yang diperoleh PLN telah memenuhi standar perlindungan lingkungan dan sosial dalam rangka mendukung transisi energi. Tidak hanya menghadirkan listrik yang andal bagi masyarakat, namun juga bisa menyediakan sumber energi yang ramah lingkungan,” papar Diksi.

Sejak tahun 2020, kata Diksi, ADB telah menyalurkan dana sebesar USD 600 juta melalui Program Akses Energi Berkelanjutan di Kalimantan, Maluku, dan Papua (Sustainable Energy Access in Eastern Indonesia – Electricity Grid Development Program 2 (EGDP2).

“Program ini bertujuan mendukung pengembangan energi berkelanjutan, berkontribusi pada transisi energi dan mitigasi perubahan iklim, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui listrik sebagai pendorong ekonomi,” jelasnya. ***(Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 48 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT PLN IP UBP Holtekamp Laksanakan Apel Bulan K3 Nasional 2026

21 January 2026 - 23:16 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

PELNI Nabire Antisipasi Super Flu di Jalur Laut

19 January 2026 - 22:47 WIT

Program MBG Tingkatkan Ekonomi Peternak Ayam Lokal di Kepulauan Yapen

19 January 2026 - 20:21 WIT

Cafe Repot, Ruang Kreatif Anak Muda Yapen Berkonsep Kolaborasi Lokal

18 January 2026 - 19:08 WIT

Pelni Serui Layani 6.770 Penumpang Selama Mudik Nataru 2025-2026

15 January 2026 - 21:06 WIT

Trending di BISNIS