Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 28 Oct 2024 19:54 WIT

Donasi Pegawai PLN Nyalakan Mimpi 179 Keluarga Kurang Mampu di Tanah Papua


					Penyalaan listrik rumah keluarga kurang mampu di Papua dari donasi pegawai PLN. (Foto; PLN) Perbesar

Penyalaan listrik rumah keluarga kurang mampu di Papua dari donasi pegawai PLN. (Foto; PLN)

KABARPAPUA.CO,  Kota Jayapura – Sebanyak 179 keluarga kurang mampu di seluruh Tanah Papua telah menikmati penyambungan listrik gratis melalui program ‘Light Up the Dream’ PT PLN (Persero).

Program penyalaan listrik yang berasal dari donasi pegawai PLN ini dilaksanakan dalam rangka memperingati momentum Hari Listrik Nasional (HLN) ke-79.

Salah satu penerima manfaat asal Kelurahan Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua, Daniel Molang merasa bersyukur atas bantuan yang telah diberikan. Selama ini untuk mendapatkan listrik, Daniel menyalur dari tetangga.

Kepala keluarga yang berprofesi sebagai petani ini harus mengeluarkan biaya sebesar Rp60.000 hingga Rp75.000. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada PLN atas bantuan listrik tersebut.

“PLN su (sudah) bantu kami dan keluarga. Selama saya hidup dari tahun 1974 dan pindah dari Flores ke Sorong sempat ke Sarmi dan sekarang disini tidak pernah punya listrik,” ungkapnya.

Penyalaan listrik rumah keluarga kurang mampu di Papua dari donasi pegawai PLN. (Foto; PLN)

Senada disampaikan penerima bantuan lainnya, Delinus Kogoya yang berada di Distrik Wouma, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Delinus bilang, saat ini dirinya dan keluarga dapat menikmati listrik dengan lebih layak.

“Terima kasih kepada PLN yang sudah membantu kami. Ini sangat berarti. Kami bisa menerangi rumah dan belajar lebih baik,”ujar Delinus.

Staf Ahli Walikota Jayapura Bidang SDM dan Kemasyarakatan, Sem Stenly Merauje menyampaikan apresiasi pada PLN yang masih turun tangan untuk mengulurkan kepedulian pada lingkungan sekitar.

Menurutnya, langkah PLN ini memberikan dampak yang positif bagi masyarakat. “Pemerintah kota menyambut baik sekali kegiatan Light Up The Dream. Ini kegiatan yang inspiratif dari pegawai PLN. Saya juga tersentuh. Mereka mau berbuat untuk kemakmuran dan kesejahteraan untuk rakyat dan bisa menjadi contoh,” ucapnya.

Program ini dilakukan secara nasional didukung oleh pimpinan PLN langsung dan akan dilaksanakan setiap tahun. “Kolaborasi ini harus terus terjalin dari PLN, Pemerintah Kota hingga perangkat kampung, RT, RW,” ucap Stenly.

Penyalaan listrik rumah keluarga kurang mampu di Papua dari donasi pegawai PLN. (Foto; PLN)

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Rizky Mochamad, menjelaskan program Light Up The Dream. Program ini merupakan bentuk kepedulian insan PLN bagi masyarakat kurang mampu yang belum menikmati sambungan listrik.

“Bentuk bantuan ini juga menjadi wujud kehadiran PLN dalam memberikan akses listrik yang merata bagi seluruh masyarakat sejalan dalam mengejar target rasio elektrifikasi sebesar 100 persen,” katanya.

Sejak program Light Up The Dream dicanangkan, PLN Wilayah Papua dan Papua Barat telah berhasil menyalakan sebanyak 2.242 pelanggan penerima manfaat atas donasi pegawai PLN UIW Papua dan Papua Barat.

“Kami akan terus berkomitmen untuk menerangi mimpi seluruh masyarakat yang berdiam diseluruh pelosok Tanah Papua, dari Sorong sampai Samarai dalam semangat Indonesia yang terus menyala,” ucap Rizky.

Rizky menambahkan program ini serentak dilakukan di 8 Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN lainnya di wilayah kerja Papua dan Papua Barat.  Dari total 179 keluarga penerima bantuan, UP3 Jayapura memberikan bantuan paling banyak kepada 48 keluarga kurang mampu.

“Ini menjadi upaya PLN dalam memberikan penerangan pada masyarakat di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Kemudian juga sebagai langkah meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian. Mudah-mudahan diawali dengan langkah kecil yang sederhana ini, dapat memberikan dampak yang besar bagi penerimanya,” harapnya. *** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 73 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT PLN IP UBP Holtekamp Laksanakan Apel Bulan K3 Nasional 2026

21 January 2026 - 23:16 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

PELNI Nabire Antisipasi Super Flu di Jalur Laut

19 January 2026 - 22:47 WIT

Program MBG Tingkatkan Ekonomi Peternak Ayam Lokal di Kepulauan Yapen

19 January 2026 - 20:21 WIT

Cafe Repot, Ruang Kreatif Anak Muda Yapen Berkonsep Kolaborasi Lokal

18 January 2026 - 19:08 WIT

Pelni Serui Layani 6.770 Penumpang Selama Mudik Nataru 2025-2026

15 January 2026 - 21:06 WIT

Trending di BISNIS