Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

POLITIK · 27 Apr 2024 19:09 WIT

DKPP Ajak Jurnalis di Papua Awasi Pesta Demokrasi


					Ngobrol Etika Penyelenggara Pemilu dengan Media ( Ngetren Media) di salah satu hotel di Jayapura, Sabtu 27 Februari 2024. (Kabarpapua.co/Katharina) Perbesar

Ngobrol Etika Penyelenggara Pemilu dengan Media ( Ngetren Media) di salah satu hotel di Jayapura, Sabtu 27 Februari 2024. (Kabarpapua.co/Katharina)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI meminta semua pihak mengawasi pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan. 

Setelah Pemilu serentak yang dilaksanakan 14  Februari 2024, pesta demokrasi yang sebentar lagi akan dilaksanakan yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada November 2024. 

Anggota DKPP RI, Ratna Dewi Pettalolo menuturkan termasuk jurnalis ataupun media dapat terlibat aktif dalam proses Pilkada 2024. 

“Tanpa dukungan semua pihak, termasuk jurnalis, Pilkada mendatang tidak akan berhasil. Dukungan harus dilakukan mulai dari masyarakat, wartawan, pemerintah, partai politik, dan para pasangan calon kepala daerah,” jelasnya, saat Ngobrol Etika Penyelenggara Pemilu dengan Media ( Ngetren Media) di salah satu hotel di Jayapura, Sabtu 27 Februari 2024.  Ratna bilang, kerja sama dilakukan dengan integritas dan profesionalisme yang tinggi.

Pelanggaran Pemilu

Pasca Pemilu 2024, DKPP RI  menerima pelaporan pelanggaran kasus penyelenggaraan Pemilu di papua terbanyak. Jumlahnya ada 7 kasus dan satu kasus di antaranya dalam proses persidangan.

“6 kasus lainnya masih antri. Masih dalam proses verifikasi materi dan lain sebagainya. Saya kebetulan di persidangan, jadi belum ada pelimpahan,” kata Ratna.

Tim Pemeriksaan Daerah (TPD) Provinsi Papua Unsur Masyarakat, Hanny Grasius Didius Tanamal berharap pada Pilkada serentak November 2024, harus lebih baik dan beretika dari Pilkada sebelumnya.

Termasuk dalam menjaga netralitas ASN dan politik uang harus diminimalisir. “Jangan sampai hal tersebut dapat menimbulkan konflik antara masyarakat,” jelasnya.

Dia berharap semua pihak dapat  mengawasi pelaksanaan Pilkada serentak, sehingga kecurangan tak terulang kembali. 

“Mari kita bersama memberikan sosialisasi untuk masyarakat, sehingga masyarakat paham tentang hal baik dalam proses demokrasi,” jelasnya. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 57 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tanggap Bencana, PKB Asmat Salurkan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Terdampak Karhutla

21 October 2026 - 17:07 WIT

Perkuat Organisasi, 60 Kader NasDem Papua Ikuti Laga Perubahan 2.0

16 October 2026 - 19:39 WIT

Nancy Natalia Raweyai Serap Aspirasi Pedagang Asli Papua, Soroti Transportasi dan Penyaluran Dana Otsus

14 October 2026 - 20:22 WIT

Tonny Tesar: Fraksi NasDem Setuju RUU SDI untuk Dibawa ke Paripurna

6 October 2026 - 16:57 WIT

Bawaslu Kepulauan Yapen Imbau Parpol Perbarui Data SIPOL Jelang Pemilu 2029

5 October 2026 - 17:00 WIT

Bupati Kepulauan Yapen Jelaskan Perubahan Angka hingga Pinjaman Daerah

29 September 2026 - 23:15 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN