Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

LINGKUNGAN · 14 Mar 2024 17:20 WIT

Curah Hujan Tinggi Intai 6 Wilayah di Papua, BMKG Jayapura Imbau Warga Waspada


					Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik BBMKG V Jayapura, Esri Ronsumbre menerangkan kondisi cuaca, Kamis 14 Maret 2024. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik BBMKG V Jayapura, Esri Ronsumbre menerangkan kondisi cuaca, Kamis 14 Maret 2024. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah V Jayapura memprakirakan potensi curah hujan tinggi pada pertengahan Maret 2024.

Ketua Tim Layanan Meteorologi Publik BBMKG V Jayapura, Esri Ronsumbre mengatakan, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi antara tanggal 16 hingga 18 Maret 2024.

Potensi hujan intensitas sedang hingga lebat ini terjadi di enam wilayah Papua. Enam wilayah ini yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Sarmi, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Waropen dan Kabupaten Kepulauan Yapen.

“Kota Jayapura dan sekitarnya diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang dengan durasi yang lama. Masyarakat diminta selalu memperhatikan kondisi lingkungan dan informasi dari BMKG,” terangnya, Kamis 14 Maret 2024.

Menurutnya, hasil analisis dinamika atmosfer menunjukkan ada 2 fenomena gangguan atmosfer yang terjadi bersamaan. Fenomena ini menyebabkan pertumbuhan awan hujan dan menyebabkan hujan dengan intensitas ringan.

Esri meminta warga selalu memperbaharui informasi cuaca mengingat kondisi cuaca yang sangat cepat berubah. Dia  juga mengimbau warga memperhatikan wilayah-wilayah yang telah mengalami penurunan daya dukung dan daya tampung lingkungan

“Masyarakat agar lebih peduli memperhatikan kondisi lingkungan tempat tinggal, membersihkan saluran air atau drainase, sungai yang telah mengalami pendangkalan, dan menebang dahan ataupun ranting pohon -pohon tinggi,” pesannya.

Sementara itu, Penjabat Wali Kota Jayapura, Frans Pekey meminta masyarakat tetap waspada terutama yang tinggal di pinggir kali atau lereng-lereng bukit untuk mengantisipasi longsor.

“Jadi tempat-tempat yang langganan banjir tetap waspada dan antisipasi supaya tidak kebanjiran. Selain itu meminta warga tidak membuang sampah sembarangan di saluran, pinggir jalan, karena itu membuat saluran tersumbat hujan sedikit pasti banjir,” kata Pekey. *** (Imelda) 

Artikel ini telah dibaca 198 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bukan Memberi Harga pada Kesia-siaan

17 October 2026 - 22:48 WIT

Asap Kiriman Selimuti Langit Jayapura, Warga Diminta Waspada

14 October 2026 - 17:44 WIT

Papua Selatan dalam Ancaman Api: Tim Task Force Patriot UGM Serukan Kolaborasi Tangani Karhutla

14 October 2026 - 14:04 WIT

Kabut Asap Menebal, Pemkab Kaimana Berlakukan WFH Bagi ASN

12 October 2026 - 16:02 WIT

PLN Indonesia Power UBP Holtekamp dan Srikandi Gelar Coastal Clean-Up

12 October 2026 - 10:41 WIT

Kondisi Darurat Kabut Asap Kahutla Ancam Papua Barat, Bintuni dan Fakfak Status Merah

11 October 2026 - 17:32 WIT

Trending di LINGKUNGAN