Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

POLITIK · 12 Jan 2024 12:40 WIT

Caleg DPR RI Roma Megawanty Terima Banyak Aspirasi Soal BBM di Teluk Wondama


					Caleg DPR RI Roma Megawanty saat silaturahmi bersama warga KKST di Kabupaten Teluk Wondama, Kamis, 11 Januari 2024. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw) Perbesar

Caleg DPR RI Roma Megawanty saat silaturahmi bersama warga KKST di Kabupaten Teluk Wondama, Kamis, 11 Januari 2024. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)

KABARPAPUA.CO, Teluk Wondama  – Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Roma Megawanty Pasaribu  bersilaturahmi dan tatap muka dengan warga Kerukunan Keluarga Sulawesi Tengah (KKST) di Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.

Silaturahmi berlangsung di salah satu Hotel di Teluk Wondama, Kamis 11 Januari 2024. Ketua DPD Golkar Papua Barat, Paulus Waterpauw turut mendampingi bersama Ketua DPD Golkar Teluk Wondama Ferry Auparay.

Usai pertemuan, Roma Megawanty, Caleg Nomor Urut 1 Partai Golkar mengaku banyak menerima aspirasi masyarakat soal ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Aspirasi tadi mengenai BBM buat nelayan, kebetulan Ketua DPD Wondama pengusaha di bidang itu, sehingga beberapa solusi sudah kita sampaikan terkait dengan kartu nelayan yang diterbitkan oleh Golkar lewat ketua DPD. Jadi langsung terjawab,” terangnya.

Istri dari Paulus Waterpauw ini juga menyebut bahwa dalam pertemuan  tidak ada aspirasi yang disampaikan oleh kaum perempuan. Padahal, menurut Roma Megawanty, peranan ibu sangat dominan didalam mengurus dan mendidik anak.

Apalahgi sebagian besar isu di Papua Barat sama terkait masalah gizi, stunting, kemiskinan ekstrem dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), terutama terhadap kaum perempuan.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Teluk Wondama, Ferry Auparay. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)

“Tadi saya juga sampaikan bahwa kalau nanti saya terpilih dengan dukungan dan support dari masyarakat, maka hal-hal tadi akan menjadi poin penting yang harus disuarakan. Entah itu masalah perlindungan perempuan dan anak maupun masalah kebutuhan gizi terutama bagi kaum ibu,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Kabupaten Teluk Wondama, Ferry Auparay menyampaikan bahwa saat ini sudah ada empat rekomendasi untuk mengatasi BBM. Rekomendasi ini dikeluarkan masa kemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Teluk Wondama saat ini.

“Saya yang diamanatkan oleh pak Bupati untuk mengurusnya dan kami telah berhasil menambahkan tiga titik baru. Untuk Roswar dan Distrik Nikiwar, akan kita suplai dari Windesi, sementara untuk Ron akan kita suplai dari Sobey,” terang pria asli Papua yang juga sebagai pengusaha minyak sukses ini.

Dia berharap pembukaan 4 titik baru tersebut bisa membuat akses pelayanan BBM di Wondama lebih merata dengan kuota yang cukup. Hal ini dapat mewujudkan harapan Pemerintah Teluk Wondama untuk menekan inflasi daerah dapat terwujud.

“Ketersediaan BBM sangat penting agar program-program ekonomi kerakyatan bisa terjangkau dan masyarakat bisa sejahtera. Ini menjadi komitmen Partai Golkar, sehingga kami akan mengawal terus sampai masa akhir jabatan dari Pemerintahan Teluk Wondama yang ada,” tuturnya. *** (Yosias Wambrauw)

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bawaslu Mamberamo Raya Periksa 5 Komisioner KPU soal Distribusi Logistik

23 February 2024 - 18:51 WIT

Pemilu di Kiwirok Pegunungan Bintang Sukses, Tanpa Gangguan KKB

18 February 2024 - 20:43 WIT

KKB Rampas Ratusan Kotak Suara di Intan Jaya

18 February 2024 - 19:08 WIT

Rebutan Suara Caleg di Nduga, Seorang Tewas dan 2 Orang Terluka

16 February 2024 - 23:14 WIT

KPPS Bawa Lari Hologram Jadi Pemicu Pemalangan Jalan Penghubung Yalimo-Jayawijaya

16 February 2024 - 11:33 WIT

20 TPS Belum Pungut Suara, Bawaslu Mamberamo Raya Keluarkan Rekomendasi

15 February 2024 - 10:06 WIT

Trending di POLITIK