Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 15 Feb 2025 17:41 WIT

Bulog Papua Optimalkan Serapan Beras Merauke


					Aktivitas di Gudang Beras Bulog. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Aktivitas di Gudang Beras Bulog. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura–  Perusahaan Umum (Perum) Bulog  Kantor Wilayah Papua dan Papua Barat menyebut penyerapan beras produksi petani di Merauke, Papua Selatan telah mencapai 16 ribu ton.

Wakil Pimpinan Bulog Papua- Papua Barat, Jusri Pakke menjelaskan untuk tahun 2025, Bulog menargetkan penyerapan sebesar 19 ribu ton, dengan harapan dapat terus meningkatkan kinerja.

“Kami berupaya menyelesaikan hal tersebut 4-5 bulan ke depan harus terpenuhi, termasuk  bagaimana memaksimalkan penyerapan sehingga targetnya dapat dicapai,” ucap Jusri, Jumat 14 Februari 2025.

Dia menambahkan saat ini penyerapan pengadaan di Kabupaten Merauke berkisar 5-6 persen, dikarenakan belum ada panen besar.

“Saat ini di Merauke konsentrasinya ke beras karena permintaan di sana, sarana prasarananya belum lengkap. Lalu, untuk penggilingan sudah ada mitra di petani,” jelasnya.

Saat ini, Bulog menetapkan harga beli beras Rp12.000 per kilogram, dan harga gabah Rp 6.500 per kilogram.

Untuk diketahui penyerapan tersebut sesuai dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Tahun 2025 yang telah diatur dalam Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional RI Nomor 2 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Harga Pembelian Pemerintah dan Rafaksi Harga Gabah dan Beras yang mulai berlaku pada 15 Januari 2025,

Adapun persyaratan kualitas untuk penyerapan beras dan gabah yaitu Gabah Kering Panen (GKP) di petani dengan kadar air maksimal 25 persen dan kadar hampa maksimal 10 persen ditetapkan harga pembelian pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 106 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT PLN IP UBP Holtekamp Laksanakan Apel Bulan K3 Nasional 2026

21 January 2026 - 23:16 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

PELNI Nabire Antisipasi Super Flu di Jalur Laut

19 January 2026 - 22:47 WIT

Program MBG Tingkatkan Ekonomi Peternak Ayam Lokal di Kepulauan Yapen

19 January 2026 - 20:21 WIT

Cafe Repot, Ruang Kreatif Anak Muda Yapen Berkonsep Kolaborasi Lokal

18 January 2026 - 19:08 WIT

Pelni Serui Layani 6.770 Penumpang Selama Mudik Nataru 2025-2026

15 January 2026 - 21:06 WIT

Trending di BISNIS