KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura- Dalam upaya mendukung pencegahan stunting dan gizi buruk di Indonesia, PT CIMB Niaga menunjukkan komitmennya dengan menggandeng UNICEF sebagai mitra strategis.
Selama tiga tahun terakhir, bank swasta tersebut telah mengalokasikan dana sebesar Rp 4,5 miliar demi memperkuat program-program penanganan dan pencegahan stunting di berbagai wilayah.
Corporate Communications Head CIMB Niaga, Hery Kurniawan, dalam acara Media Gathering bersama wartawan di Jayapura, Selasa 8 Juli 2025 menyampaikan kolaborasi ini tidak hanya menyasar bantuan langsung kepada anak-anak terdampak, namun juga mencakup dukungan penelitian dan survei lapangan.
“Selama tiga tahun telah digelontorkan Rp4,5 miliar. Tak hanya untuk penanganan langsung terhadap penderita stunting dan gizi buruk, tapi juga untuk mendukung riset dan survei dalam mencegah stunting bersama UNICEF,” jelas Hery.
Kata Hery, pemilihan lokasi intervensi dilakukan berdasarkan data dan koordinasi dengan UNICEF, mengingat lembaga internasional ini memiliki jaringan luas dengan berbagai institusi kesehatan.
Tahun lalu, fokus program berada di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tercatat memiliki prevalensi stunting cukup tinggi. Sementara tahun ini, perhatian dialihkan ke sejumlah wilayah lain di Indonesia bagian timur.
“Jayapura sendiri belum kami intervensi karena masih menunggu data dari UNICEF,” katanya.
Langkah CIMB Niaga ini menjadi bagian dari kontribusi nyata sektor swasta dalam mendukung target nasional penurunan angka stunting, sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan (SDGs). *** (Imelda)
























