Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA BARAT · 27 Sep 2025 12:18 WIT

Anggota DPRK Kaimana Minta Pemda Segera Tangani Jalan Rusak di Yamor


					Septinus Marariampi, Anggota DPRK Kaimana, Papua Barat (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw) Perbesar

Septinus Marariampi, Anggota DPRK Kaimana, Papua Barat (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)

KABARPAPUA.CO, Kaimana – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kaimana, Papua Barat meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Kaimana untuk segera memperbaiki ruas jalan menuju Ibukota Distrik Yamor yang saat ini rusak parah.

“Jalan tersebut memang sudah rusak parah dan tidak bisa dilewati lagi oleh kendaraan, sehingga harus segera mendapat perhatian untuk diperbaiki,” tegas Septinus Marariampi, Anggota DPRK Kaimana, Papua Barat.

Septinus menjelaskan, ruas jalan masuk ke Ibukota Distrik Yamor sepanjang 40 kilometer tersebut sudah lama rusak namun tidak ada upaya perbaikan dari Pemda Kabupaten Kaimana.

Hal inilah, kata Septinus, yang menyebabkan masyarakat mengambil langkah untuk melakukan pemalangan di Jalan Trans, tepatnya di Kilometer 39. Dengan harapan, bisa mendapatkan perhatian pemda.

“Jalan masuk ke Ibukota Distrik Yamor itu dibangun perusahan dan sampai sekarang tidak terurus. Padahal ini akses penting bagi masyarakat Yamor untuk rujukan pasien tetapi juga menjual hasil hutan ke Kota Nabire maupun Wasior di Teluk Wondama,” jelas Septinus.

Masyarakat di sana, kata Septinus, lebih memilih untuk memasarkan hasil hutan mereka kedua kabupaten itu, karena lebih dekat dan biaya transportasinya pun tidak sebesar ke Kota Kaimana.

Pria yang merupakan anggota DPRK Kaimana, jalur otonomi khusus (otsus) perwakilan masyarakat adat di Distrik Teluk Etna dan Yamor ini mengaku, telah menyampaikan persoalan ini ke Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Kaimana.

Menurutnya, jika langsung di aspal pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Oleh sebab itu, alangkah baiknya dilakukan pengerasan dulu sehingga dapat segera digunakan masyarakat, apalagi beberapa waktu kedepan akan masuk hari raya Natal. ***(Yosias Wambrauw)

Artikel ini telah dibaca 235 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

DPRK Kaimana Terima Dokumen KUA dan PPAS TA 2026

21 January 2026 - 15:20 WIT

SAR Kaimana Ingatkan Masyarakat Perhatikan Kondisi Cuaca Jika Ingin Melaut

21 January 2026 - 13:07 WIT

Penjelasan Bupati Kaimana soal PPPK Paruh Waktu dan 546 CPNS Honorer

20 January 2026 - 11:32 WIT

Kantor Distrik Yamor Dipalang, Ini Tanggapan Bupati Kaimana

19 January 2026 - 19:45 WIT

Siap-Siap Kena Sanksi, Jika Penggunaan Dana Desa Tak Dipublikasikan

19 January 2026 - 11:47 WIT

Arus Balik Nataru, 2.819 Penumpang Kapal Pelni Turun di Kaimana

14 January 2026 - 09:55 WIT

Trending di BISNIS