Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

LINGKUNGAN · 21 Mar 2024 18:10 WIT

Aksi Nyata Pertamina Papua Maluku Lindungi Hutan Mangrove Jayapura


					Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Sunardi menenam bibit mangrove di Pantai Batu Licin Jayapura, Rabu 20 Maret 2024. (Dok Pertamina) Perbesar

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Sunardi menenam bibit mangrove di Pantai Batu Licin Jayapura, Rabu 20 Maret 2024. (Dok Pertamina)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melakukan aksi nyata dalam melindungi hutan mangrove.  Salah satunya menanam 3 ribu bibit mangrove di Pantai Batu Licin Dok VIII Jayapura.

Penanaman bibit mangrove ini mengingat aspek penting dalam kehidupan sebagian besar berasal dari adanya hutan mangrove. Perannya sebagai paru-paru dunia mampu melindungi masyarakat pesisir dari risiko terkena gelombang tinggi atau tsunami.

Hutan mangrove merupakan habitat penting bagi organisme laut. Indonesia memiliki hutan mangrove terluas di dunia, namun masih banyak terjadi kerusakan. Padahal, mangrove merupakan penyelamat ekosistem pesisir.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku Sunardi mengatakan, aksi nyata Pertamina ini merupakan komitmen dalam menjaga kelestarian hutan mangrove.

“Hari ini merupakan bentuk kolaborasi dari perusahaan bersama komunitas mangrove Dok VIII Jayapura sebagai bentuk TJSL dan juga guna mencegah terjadinya abrasi pantai,” kata Sunardi.

Menurut Sunardi, penanaman bibit mangrove merupakan juga bagian dari upaya Pertamina pada dekarbonisasi yang berkontribusi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.

“Kami sendiri kerjanya bersentuhan dengan laut. Maka perlu adanya kegiatan penanaman bibit mangrove agar ekosistem laut tetap dapat terjaga,” ujarnya.

Sunardi mengajak kepada masyarakat setempat untuk dapat saling bersinergi dalam menjaga, merawat dan melestarikan lingkungan di pesisir Pantai Batu Licin.

“Mangrove bisa membantu mengurangi emisi karbon dioksida. Harapannya lingkungan tetap terjaga, dan dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar dan meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ucapnya.

Program Pembangunan Keberlanjutan

Semangat Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku dalam aksi tanam bibit mangrove di Pantai Batu Licin Jayapura, Rabu 20 Maret 2024. (Dok Pertamina)

Area Manager Comm, Rel & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Edi Mangun berharap masyarakat dapat menjaga dan mengembangkan bantuan tersebut.

“Kami berharap, agar program yang sudah dijalankan dan direncanakan ini dapat dijaga dengan baik dan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi untuk masyarakat setempat,” ujar Edi.

Edi menjelaskan, penanaman bibit mangrove ini sejalan dengan penerapan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 13 (penanganan perubahan iklim) dan poin 14 (pelestarian ekosistem lautan).

“Kami akan terus berupaya dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup agar tetap dinikmati secara berkelanjutan. Penanaman bibit mangrove ini termasuk dalam program Tujuan Pembangunan Keberlanjutan,”  ungkap Edi.

Sementara itu, Sekretaris Komunitas Mangrove Dok VIII Jayapura, Charles Toto mengatakan penanaman bibit mangrove terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama penanaman seribu mangrove,  dan tahap kedua 2 ribu mangrove pada April mendatatang.

“Tahap pertama kami tanam 1.000 bibit mangrove di beberapa tempat, dari target keseluruhan 3.000 bibit. Karena di area penanaman merupakan daerah vital yang perlu dijaga, sehingga kolaborasi ini sangat penting dilakukan,” terang Charles.

Charles pun mengapresiasi kepedulian Pertamina lewat penanaman bibit mangrove. Dia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh untuk BUMN lainnya di Papua agar dapat menjaga ekosistem laut secara bersama-sama.

“Kami berterima kasih kepada Pertamina, karena dalam menjaga alam ini. Memang butuh kolaborasi bersama, sebab apa yang alam butuhkan juga menjadi kebutuhan manusia,“  katanya. *** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Waduh! Timbulan Sampah di Kota Jayapura Capai 241 Ton per Hari, Picu Kasus DBD?

29 March 2024 - 00:42 WIT

Curah Hujan Tinggi Intai 6 Wilayah di Papua, BMKG Jayapura Imbau Warga Waspada

14 March 2024 - 17:20 WIT

BI Papua Jelajah Alam di Wisata Air Terjun Jayapura, Pungut Sampah 20 Kantong

13 March 2024 - 16:55 WIT

Aksi Nyata Pertamina Papua Maluku Peringati HPSN 2024 di Tobelo

5 March 2024 - 11:51 WIT

Gerakan DLHK Kota Jayapura Sisir Sampah Plastik di Teluk Youtefa

23 February 2024 - 17:20 WIT

Dinilai Mampu Jaga Keseimbangan Lingkungan, 3 Unit Pembangkit PLN UIW PPB Raih Penghargaan Proper Biru

22 December 2023 - 07:51 WIT

Trending di LINGKUNGAN