Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 1 Jul 2024 22:33 WIT

Upaya Pemkab Jayawijaya Kembangkan Potensi Pariwisata Daerah


					Suasana seminar pengembangan pariwisata di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Senin 1 Juli 2024. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi) Perbesar

Suasana seminar pengembangan pariwisata di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Senin 1 Juli 2024. (KabarPapua.co/Stefanus Tarsi)

KABARPAPUA.COWamena – Pemerintah Kabupaten Jayawijaya menggelar seminar dalam pengembangan pariwisata di daerah. Seminar berlangsung di Hotel Baliem Pilamo Wamena, Senin 1 Juli 2024.

Seminar diikuti seluruh pengeloka objek wisata di Wamena hingga berlanjut diskusi panel dengan menghadirkan sejumlah narasumber. Salah satunya membahas potensi wisata di Wamena yang sangat besar.

Penjabat Bupati Jayawijaya, Thony M. Mayor, mengatakan seminar ini untuk mendorong dan dapat membangkitkan semangat dalam pengembangan pariwisata di daerah. Ia berharap seminar ini dapat menyatukan semua pihak dalam konsep pengembangan pariwisata ke depan.

“Mari kita saling mendukung dalam pengembangan wisata di Jayawijaya. Sebab pemerintah juga siap menerima masukan dan kritakan dari siapapun demi memajukan daerah kita,” katanya.

Thony meminta pengelola objek wisata melihat kembali standarisasi harga kaitan dengan kunjungan wisata di Lembah Baliem. Menurut dia, standarisasi harga sangat penting demi kenyamananya pengunjung, mulai dari harga paketan mapun wisata perorangan.

“Saya contohkan, wisata di Mumi satu paketan standar harganya berapa, begitu juga perorangan. Jangan asal menentukan harga setiap orang yang berkunjung di tempat wisata kita,” pesannya.

Thony pun mengajak masyarakat bekerja sama dalam mengembangkan pariwisata di Kabupaten Jayawijaya. Sebab, pemerintah tidak bisa jalan sendiri tanpa kerja sama yang baik antara pemerintah dan masyarakat.

“Jika ada pembangunan dari pemerintah, maka pemerintah harus wajib mendukung untuk memajukan daerah kita, bukan kita saling menolak. Jika terus menghambat, maka kita tidak akan maju,” katanya. *** (Stefanus Tarsi)

Artikel ini telah dibaca 445 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pimpin Apel ASN, Bupati Jayawijaya Tegaskan Disiplin dan Peningkatan Kualitas Layanan

15 June 2026 - 21:06 WIT

Raker I GOW Jayawijaya, Ronny Elopere Tekankan Program Nyata bagi Perempuan dan Anak

11 June 2026 - 08:25 WIT

Wabup Jayawijaya Dorong Warga Kurulu Kembangkan Budidaya Ikan dan Cabai Rawit

6 June 2026 - 17:20 WIT

Aturan Wajib Halal Dipercepat ke Juni, UMKM Jayawijaya Siap Ambil Peluang

5 June 2026 - 21:45 WIT

Bawa Bantuan ke Kampung Logonoba, Bupati Jayawijaya Serukan Perdamaian Pascakonflik

30 May 2026 - 22:16 WIT

Semangat Berbagi, Pemkab Jayawijaya Serahkan Hewan Kurban ke PHBI

25 May 2026 - 04:58 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA