Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 14 Jun 2024 21:47 WIT

BI Prediksi Inflasi Papua Capai 2,5 Persen pada Akhir 2024


					Suasana rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi 2024. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Suasana rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi 2024. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura –  Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua memprediksi inflasi untuk Papua dan Kota Jayapura akan berada pada 2,5 persen pada akhir tahun 2024.

“Kenapa (2,5 persen) karena dilihat dari 5 bulan pertama, artinya secara yoy today inflasi Papua dan Jayapura tercatat 0,88 persen. Jadi kita asumsi dari bulan Juni-Desember, maka Inflasi kita 2,88 persen,” kata Deputi Kepala BI Papua, Tommy Andryas, Jumat 14 Juni 2024.

Saat ini, Tommy menjelaskan, inflasi Papua tercatat 2,18 persen pada Mei 2024. Inflasi ini jauh lebih rendah ketimbang nasional sebesar 2,84 persen. “Jadi sangat rendah, kalau tidak salah urutan 5 terendah,” ujarnya.

BI Papua selalu menjalin koordinasi bersama dengan pemerintah provinsi dan pemerintah daerah untuk menjaga ketersedian pasokan, kelancaran distribusi, dan keterjangkauan harga.

“Kami bersama TPID, baik provinsi maupun kota bisa menjajaki kerja sama antar daerah dengan TPID di daerah lain. Capaian inflasi saat ini, tentu karena sinergitas yang terjalin bersama, karena tanpa sinergitas sangat susah,” katanya.

Tommy pun memberikan apresiasi atas upaya pemerintah provinsi maupun Kota Jayapura. Apresiasi ini berkaitan dalam pengendalian dengan melakukan gerakan pangan murah, operasi  pasar hingga bazar yang sangat intens.

“Bicara mengenai pasokan berarti harga akan stabil. Jadi upaya kita bersama satgas pangan untuk memantau situasi harga di pasar,” ucapnya.

Penjabat Sekda Papua, Derek Hegemur dalam rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi 2024 mengapresiasi TIPD Papua yang telah berhasil menekan inflasi hingga 2,18 persen.

“Pemerintah Indonesia adalah salah satu negara untuk pengendalian Inflasi terbaik, yakni berada di angka 2,84 persen. Sementara untuk Papua mampu menekan angka inflasi di 2,18 persen, atinya Papua mampu menjaga pengendalian inflasi,” katanya.

Sesuai pesan Presiden Jokowi, pemerintah akan melakukan berbagai hal kecil untuk membantu pengendalian inflasi di daerah. Salah satunya dengan membangun sumber air.

“Faktor yang menunjang untuk pengendalian inflasi dapat dipastikan bahwa rantai pasar itu berjalan dengan benar, distribusi bagus, harga terkendali di tingkat petani maupun di pasar. Berbagai hal termasuk regulasi untuk mendorong capaian pengendalian inflasi,” ujarnya.

Hingga kini, Provinsi Papua sudah melakukan kegiatan pengendalian Inflasi sebanyak 45 kali. Provinsi Papua Selatan 17 kali, Papua Tengah 14 kali, dan Papua Pegunungan 2 kali. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 112 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Apresiasi Pemda Berprestasi, Gubernur Papua: “Penghargaan ini Memiliki Makna Strategis”

22 June 2026 - 23:41 WIT

Wujudkan Gerakan Indonesia Asri, Pemprov Papua dan Pemkot Jayapura Gelar Kerja Bakti

22 June 2026 - 18:53 WIT

Wamendagri Apresiasi Bakti Sosial yang Diinisiasi Pemprov Papua

22 June 2026 - 17:48 WIT

Papua Dapat Jatah 22 Ribu Unit Bedah Rumah, Mendagri Tito: APBD Enggak Akan Cukup

21 June 2026 - 22:25 WIT

Festival Colo Sagu 2026, Gubernur Papua: Pilar Ketahanan Pangan

19 June 2026 - 21:03 WIT

Jurus Jitu Gubernur Mathius Cetak SDM Unggul Papua

12 June 2026 - 22:53 WIT

Trending di KABAR PAPUA