Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 7 May 2024 08:24 WIT

Dukung Rupiah dan ULE, BI Papua Gelar Layanan Kas Keliling di Wilayah 3T Distrik Atsj


					Suasana Layanan Kas Keliling BI Papua di Distrik Atsj, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan. (Foto dok BI Papua) Perbesar

Suasana Layanan Kas Keliling BI Papua di Distrik Atsj, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan. (Foto dok BI Papua)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Guna mendukung kedaulatan rupiah dan ketersediaan Uang Layak Edar (ULE) hingga wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T), Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua (BI Papua) kembali menggelar layanan kas keliling di Distrik Atsj, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan.

“Tercatat selama 3 tahun terakhir ini, sebelumnya BI Papua telah menyelenggarakan layanan kas keliling sebanyak 6 kali di Kabupaten Asmat. Pada layanan kas keliling yang digelar pada Rabu, 1 Mei 2024 itu, BI Papua telah menyiapkan modal sebanyak Rp2,72 miliar dan berhasil terserap 100 persen oleh masyarakat maupun perbankan,” jelas Kepala Perwakilan BI Papua, Faturachman melalui siaran persnya ke media di Papua, Senin, 6 Mei 2024.

Faturachman juga menyampaikan, untuk menuju ke lokasi, waktu yang diperlukan setidaknya 7,5 jam perjalanan untuk ditempuh dengan menggunakan berbagai moda transportasi, baik darat, udara, maupun sungai. “Masyarakat begitu antusias untuk menukarkan ULE yang dimiliki,” ujarnya.

Faturachman mengaku, melalui kegiatan ini, BI Papua akan terus mengakselerasi distribusi ULE demi terwujudnya clean money policy di tanah Papua, khususnya di wilayah 3T.

Adanya layanan kas keliling ini, kata Faturachman, dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat yang ada di wilayah 3T untuk Cinta Rupiah yang diwujudkan dengan senantiasa menyayangi rupiah seperti mengenali ciri keaslian uang rupiah, yaitu Dilihat, Diraba, Diterawang (3D), dan merawat rupiah yang dimiliki dengan baik.

“Jadi penting untuk diketahui  agar uang itu jangan dilipat, jangan dicoret, jangan diremas, jangan distapler, dan jangan dibasahi (5J). “Kita juga harus bangga rupiah, karena rupiah tidak hanya sebagai alat pembayaran yang sah, tetapi juga merupakan simbol kedaulatan bangsa,” jelasnya.

Kepala Distrik Atsj, Akbar Mustarim, mengaku sebagai rangkaian kegiatan kas keliling tersebut, sosialisasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah juga telah diselenggarakan sebelumnya pada Selasa, 30 April2024 dan diikuti lebih dari 150 peserta yang terdiri dari guru, siswa-siswi, perbankan, ASN, dan masyarakat di Distrik Atsj.

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran BI di Distrik Atsj ini, sehingga kami bisa melakukan penukaran uang untuk memperoleh uang yang layak edar,” ujar Akbar Mustarim, didampingi Kapolsek Distrik Atsj, Danpos Distrik Atsj, serta para Kepala Kampung di Kabupaten Asmat.

Haji Rosmiati, selaku warga menyatakan sangat senang menyambut kehadiran kas keliling BI Papua di Distrik Atsj. Sebab menurutnya, uang baru atau ULE merupakan barang mewah di Distrik Atsj, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan. ***(Imelda) 

Artikel ini telah dibaca 95 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wujudkan Kemerdekaan Energi, PLN Resmikan Aliran Listrik 24 Jam di Kampung Sum Fakfak

30 July 2026 - 20:30 WIT

CIMB Niaga Hadirkan Pengalaman OCTO di Halte GBK dan Beragam Solusi Digital

30 July 2026 - 15:42 WIT

Sambut HUT Ke-81 RI, 1.203 Pelanggan di Tanah Papua Nikmati Promo Tambah Daya PLN

29 July 2026 - 20:22 WIT

Fit and Proper Test Komisaris dan Direksi Baru Bank Papua Masih Tertunda

29 July 2026 - 17:02 WIT

MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi

27 July 2026 - 13:03 WIT

13 Tahun Berteman Pelita dan Teror Hewan Liar, Rumah Karyo Kini Benderang Berkat Light Up The Dream PLN

25 July 2026 - 09:37 WIT

Trending di BISNIS