KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Pemuda Makan Puji+ menjadi semangat baru untuk membuktikan kapasitas diri anak muda Papua lewat aksi nyata, prestasi, dan karya berdampak bagi masyarakat.
Pemuda Makan Puji + digaungkan pada momen Sumpah Pemuda ke-98 yang mengangkat tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia” menjadikan ruang dialog ini memanfaatkan sagu sebagai simbol persatuan dan ketahanan pangan lokal yang patut dibanggakan.
Lewat forum diskusi Bincang Sagu bertajuk “Pemuda Makan Puji”, generasi muda Papua diajak untuk tidak lagi bersikap pasif atau sekadar jadi penonton. Momentum Sumpah Pemuda ini menjadi pembuktian bahwa anak muda Papua punya gagasan besar dan keberanian untuk bersuara demi kemajuan daerah.
Acara yang diinisiasi oleh Polresta Jayapura Kota berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Jayapura, INSS, serta didukung Telkomsel, Robongholo, dan Colo Sagu ini akan digelar pada Rabu, 28 Oktober 2026, pukul 16.00 WIT di Hamadi Creative Space, Jayapura.
Co-Founder Colo Sagu, Michael John Yarisetouw manyampaikan perayaan Sumpah Pemuda masa kini harus diisi dengan langkah konkret. Bagi Michael, mencintai tanah air dimulai dari merawat identitas lokal seperti sagu, lalu menyuarakan ide-ide segar tanpa rasa minder.
“Bincang Sagu bukan sekadar tempat kumpul dan bicara. Ini panggung bagi pemuda Papua untuk menyuarakan gagasan,memperkuat identitas, dan menunjukkan bahwa kita siap jadi bagian dari solusi untuk Indonesia,” ujar Michael.
Keterlibatan Polresta Jayapura Kota dalam forum ini juga menjadi bukti nyata hadirnya slogan baru “Polisi Bersama Masyarakat”. Pendekatan ini memperlihatkan sinergi yang makin hangat antara aparat keamanan dan anak muda untuk merawat ketertiban serta mendorong pembangunan daerah secara kolaboratif.
Diisi oleh narasumber dari berbagai bidang yang menginspirasi, Bincang Sagu terbuka untuk umum dan gratis. Acara ini diharapkan menjadi pemicu lahirnya gerakan-gerakan positif dari Jayapura yang memberi dampak luas bagi Indonesia. *** (Rls)








