KABARPAPUA.CO, Sorong– Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya resmi meluncurkan sistem data terpadu bernama Portal Cenderawasih di Hotel Rylich Panorama, Kota Sorong, Kamis 22 Oktober 2026.
Inovasi ini hadir untuk menyelesaikan masalah klasik terkait data yang berantakan dan tidak akurat, sehingga bantuan maupun program pembangunan bisa tepat sasaran.
Portal Cenderawasih,cenderawasih.papuabaratdayaprov.go.id dirancang untuk menyatukan seluruh data pembangunan di wilayah Papua Barat Daya. Selama ini, ketidakakuratan data kerap membuat program-program penting,seperti pendidikan, penanganan stunting, hingga pengentasan kemiskinan ekstrem.
Wakil Gubernur Papua Barat Daya, H. Ahmad Nausrau, menegaskan portal ini merupakan komitmen pemerintah untuk bekerja lebih terbuka, transparan, dan terarah.
“Pemerintah ingin memastikan data disajikan secara transparan dan akuntabel. Ini memudahkan antar-instansi dan OPD dalam menjalankan program tanpa ada lagi tumpang tindih, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” ujar Ahmad Nausrau.
Prestasi Tingkat Nasional

Peluncuran Portal Cenderawasih Papua Barat Daya. Foto: ist
Langkah Provinsi Papua Barat Daya ini dinilai sangat progresif. Meski tergolong provinsi paling muda di Indonesia karena berhasil masuk dalam jajaran peringkat terbaik nasional dalam kepatuhan administrasi Satu Data Daerah.
Provinsi ini sukses memenuhi 9 dari 9 indikator kepatuhan Satu Data Indonesia (SDI), di mana lebih dari 70 persen data dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk periode 2024 dan 2025 telah terverifikasi dengan valid.
Pengembangan sistem ini turut didukung penuh oleh Program SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar). Dukungan tersebut memastikan bahwa data yang dihimpun memotret kebutuhan nyata masyarakat luas, khususnya Orang Asli Papua (OAP) serta kelompok rentan seperti perempuan, penyandang disabilitas, dan lansia.
Terhubung Langsung dan Mudah Diunduh
Sementara itu, Pj. Sekretaris Daerah Papua Barat Daya, Yakob Kareth, menyebutkan bahwa saat ini sudah tersedia 476 dataset di dalam Portal Cenderawasih yang dikelompokkan sesuai urusan dinas dan program strategis OAP.
Portal Cenderawasih juga dibekali teknologi canggih, salah satunya terhubung dengan live API dengan Portal Satu Data Kemendagri, sehingga pembaruan data berjalan otomatis. Kemudian dilengkapi grafik dan peta tematik yang memudahkan pejabat daerah maupun masyarakat umum membaca perkembangan pembangunan daerah, serta akses data terbuka dan bersifat open data, sehingga dapat diakses secara akuntabel oleh publik.
Turut hadir dalam acara peluncuran tersebut pejabat dari Bappenas, Ketua DPRP dan MRP Papua Barat Daya, BPS,BP3OKP, serta para Bupati dan Walikota se-Papua Barat Daya. Dengan hadirnya Portal Cenderawasih, tata kelola anggaran Otonomi Khusus (Otsus) dan pelayanan dasar di Papua Barat Daya dipastikan akan jauh lebih efektif, tepat sasaran, dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat.***(Rls)








