KABARPAPUA.CO, Kaimana – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Kaimana terus meluas. Hingga Jumat, 9 Oktober 202, total lahan yang terbakar telah mencapai 185 hektar dan berpotensi terus bertambah.
Menurut Kepala Badan Penanggulanagan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaimana, Hans J.M. Litaay, angka 185 hektar tersebut belum final, sebab dalam beberapa hari terakhir pihaknya menerima laporan kemunculan titik api baru di sejumlah kampung.
“Saat ini luas Karhutla di wilayah Kabupaten Kaimana telah mencapai 185 hektar. Angka ini masih akan bertambah, karena berdasarkan laporan yang diterima beberapa hari lalu, ada kemunculan titik api baru di wilayah Kampung Rafa Sawatawera, Distrik Teluk Arguni Atas,” ujar Hans kepada KabarPapua.co, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Kepala BPBD Kabupaten Kaimana, Hans J.M..Litaay. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)
Menurut Hans, Karhutla terjadi tak hanya di Arguni Atas, laporan terbaru pada Jumat kemarin, 9 Oktober 2026, juga mencatat adanya titik api baru di wilayah Kampung Werua dan Kampung Faranyau di Distrik Kaimana.
Merespon situasi yang semakin mengkhawatirkan tersebut, kata Hans, BPBD Kaimana langsung bergerak cepatdengan membentuk dua tim penanganan darurat yang akan diberangkatkan ke dua lokasi sekaligus pada Sabtu, 10Oktober 2026.
“Dua tim akan kami berangkatkan besok ke Distrik Teluk Arguni Atas dan Distrik Kaimana. Fokusnya pemadaman dan mitigasi agar api tidak merambat lebih luas,” terang Hans. ***(Yosias Wambrauw)








