Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 16 Sep 2026 22:05 WIT

Bupati Jayawijaya: Disiplin Harus Dibangun Sejak Seorang Jadi CPNS


					Bupati Jayawijaya Atenius Murip pimpin apel CPNS di depan Kantor Bupati Jayawijaya. (Foto dok: Kominfo Jayawijaya)
Perbesar

Bupati Jayawijaya Atenius Murip pimpin apel CPNS di depan Kantor Bupati Jayawijaya. (Foto dok: Kominfo Jayawijaya)

KABARPAPUA.CO, Wamena – Bupati Jayawijaya Atenius Murip memimpin apel bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Jayawijaya yang baru diangkat, Rabu, 16 September 2026.

Dalam apel ini, Atenius juga memberikan sejumlah arahan terkait disiplin, kehadiran, pengelolaan keuangan, serta peningkatan kemampuan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.

Menurut Atenius, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya sebelumnya telah mengangkat sekitar 820 CPNS yang telah ditempatkan sesuai bidang dan formasi kelulusan masing-masing.

Namun, tingkat kehadiran CPNS dalam pelaksanaan apel menjadi perhatian pemerintah daerah. Pada pelaksanaan apel sebelumnya jumlah CPNS yang hadir bahkan tak mencapai 200 orang dari total sekitar 820 CPNS.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip pimpin apel CPNS di depan Kantor Bupati Jayawijaya. (Foto dok: Kominfo Jayawijaya)

Karena itu, kata Atenius, pemerintah kembali melakukan pengecekan terhadap kehadiran seluruh CPNS melalui apel yang dilaksanakan mulai pagi hingga menjelang siang.

“Dari sekitar 820 orang, tadi yang hadir baru 500-an. Hampir 300 juga tidak hadir dengan berbagai alasan. Yang sakit kita maklum karena tak bisa ditinggalkan. Tapi yang tidak hadir tanpa keterangan, padahal sudah diumumkan, tentu menjadi perhatian,” jelas Atenius.

Menurut Atenius, disiplin merupakan hal mendasar yang harus mulai dibangun sejak seseorang menjadi CPNS. Meskipun belum berstatus sebagai PNS, CPNS harus sudah menunjukkan sikap dan perilaku sebagai aparatur negara yang bertanggung jawab.

Atenius menegaskan, pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap CPNS yang tidak disiplin, terutama mereka yang sering tidak masuk kerja maupun tidak memenuhi kewajiban kehadiran.

“Kami akan evaluasi. Kalau malas-malasan dan absen tak pernah masuk, tentu dalam tiga bulan ke depan akan kami lihat. Jangan sampai orang yang mau bekerja dan disiplin kehilangan kesempatan, sementara yang sudah diberikan kesempatan menjadi CPNS justru malas bekerja,” terangnya.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip pimpin apel CPNS di depan Kantor Bupati Jayawijaya. (Foto dok: Kominfo Jayawijaya)

Atenius juga meminta para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memberikan pembinaan, pembagian tugas dan arahan yang jelas kepada CPNS.

“Pembentukan karakter dan disiplin kerja harus dilakukan sejak awal agar para CPNS mampu beradaptasi dengan lingkungan pemerintahan,” terangnya.

Selain persoalan disiplin, Atenius memberikan perhatian terhadap kebiasaan CPNS dalam mengelola penghasilan. Ia mengingatkan CPNS yang masih baru agar tidak terburu-buru mengambil kredit atau pinjaman dari lembaga perbankan.

“Saya ingatkan, selagi masih CPNS jangan terburu-buru mengambil kredit. Kredit itu bisa menyiksa. Kalau terlalu banyak kredit, penghasilan setiap bulan menjadi kecil. Akhirnya motivasi untuk bekerja juga bisa menurun,” katanya.

Ia meminta para CPNS yang masih muda untuk belajar mengatur keuangan sesuai dengan penghasilan yang diterima setiap bulan.

Menurutnya, kemampuan mengelola keuangan menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan dan karier sebagai aparatur negara.

“Belajar mencukupkan diri dengan gaji yang ada. Atur dan kelola dengan baik. Jangan dipaksakan untuk mengambil kredit. Senang di depan, tetapi sakit di belakang,” pesan Bupati.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip pimpin apel CPNS di depan Kantor Bupati Jayawijaya. (Foto dok: Kominfo Jayawijaya)

Selain disiplin dan pengelolaan keuangan, Bupati Jayawijaya juga mendorong CPNS untuk terus mengembangkan kemampuan, meningkatkan keterampilan, serta menerapkan ilmu yang diperoleh sesuai dengan bidang tugas masing-masing.

Ia berharap para CPNS tidak hanya sekadar hadir di kantor, tetapi mampu aktif belajar, bekerja dan memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah maupun masyarakat.

“Ini generasi yang akan meneruskan kita. Mereka harus belajar disiplin, memahami pembagian kerja, menerapkan ilmu yang mereka punya dan terus menambah keterampilan. Karena suatu saat nanti mereka yang akan melanjutkan tugas pemerintahan ketika generasi kami sudah tidak ada,” jelasnya.

Bupati menegaskan, pembinaan terhadap CPNS merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam mempersiapkan generasi aparatur yang profesional, disiplin dan memiliki kemampuan untuk melanjutkan roda pemerintahan Kabupaten Jayawijaya.

Ia berharap seluruh CPNS dapat memanfaatkan kesempatan yang telah diberikan dengan menunjukkan komitmen, kedisiplinan dan semangat kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. ***(Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Jayawijaya Apresiasi Bank Papua atas Dukungannya Lewat Program CSR

13 September 2026 - 16:14 WIT

Pemkab Jayawijaya Dorong Kemandirian Pemuda Melalui Pelatihan Wirausaha Muda

10 September 2026 - 10:30 WIT

Tujuh Hari KKR Wamena Bermazmur, Momentum Pemulihan dan Penguatan Iman Masyarakat

8 September 2026 - 14:12 WIT

Momen Langka di Jayawijaya: Bupati Resmikan KKR Wamena Bermazmur saat Apel ASN

7 September 2026 - 17:36 WIT

Bunda PAUD Jayawijaya: Program Kerja Sederhana, tapi Berdampak Nyata

7 September 2026 - 16:42 WIT

Panen Ubi di Araboda, Wabup Jayawijaya Ajak Warga Pertahankan Tradisi Berkebun

4 September 2026 - 01:40 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA