Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 2 Sep 2026 13:09 WIT

Langkah Cepat Dinkes Papua Tengah Atasi Lonjakan Penyakit Infeksi Kulit di Mewoluk


					Wabah penyakit infeksi kulit di Distrik Mewoluk Puncak Jaya. Foto: ist Perbesar

Wabah penyakit infeksi kulit di Distrik Mewoluk Puncak Jaya. Foto: ist

KABARAPPUA.CO, Nabire–  Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah bergerak cepat menanggapi keluhan penyakit infeksi kulit di Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya. 

Langkah responsif ini diwujudkan melalui sinergi bersama Dinkes Kabupaten Puncak Jaya untuk menerjunkan tim medis khusus dan mendistribusikan pasokan darurat obat-obatan ke wilayah tersebut.

Kronologis dari lapangan, kasus awal infeksi parasit atau skabies yang awalnya ditemukan di tingkat puskesmas, dilaporkan telah banyak yang mengalami komplikasi menjadi pioderma (infeksi kulit sekunder bernanah). 

Kepala Dinas Kesehatan, dr. Agus menyampaikan akibat infeksi kulit ini, pasien dengan kondisi komplikasi pioderma melonjak jumlahnya  dalam beberapa bulan terakhir, serta  memadati Rumah Sakit (RS) Mulia. 

“Karena tingginya pasien, rumah sakit harus pengadaan salep Permetrin, sebagai pengobatan utama pembasmi parasit hingga beberapa kali,” katanya.

Sebagai langkah intervensi cepat untuk memutus mata rantai penularan di tengah masyarakat, Dinkes Kabupaten Puncak Jaya bersama Puskesmas (PKM) Mewoluk membentuk Tim Pelayanan Kesehatan dan bertugas turun langsung ke warga untuk memberikan skrining dan penanganan medis sedini mungkin. 

Prosedur rujukan medis juga disiagakan dengan ketat; apabila tim medis di lapangan menemukan pasien skabies yang kondisinya memburuk atau telah menjadi pioderma, pasien akan langsung dievakuasi dan dirujuk ke RS Mulia.

salep Permetrin, sebagai pengobatan utama pembasmi parasit di Distrik Mewoluk Puncak Jaya. Foto: ist

Guna mendukung kelancaran operasi medis,  Dinkes Provinsi Papua Tengah langsung menindaklanjuti permohonan dukungan logistik tambahan untuk dikirimkan ke Mulia. 

Tim Farmasi Dinkes Provinsi Papua Tengah telah merespons permohonan tersebut dan berkoordinasi intensif dengan Instalasi Farmasi Kabupaten (IFK) Puncak Jaya guna memastikan pemenuhan kebutuhan medis darurat ini.

“Saat ini, persediaan logistik obat-obatan yang dibutuhkan, terkhusus pasokan salep Permetrin, telah selesai disiapkan oleh pihak provinsi,”  katanya.

Meski sempat terjadi kendala penerbangan, jadwal pengiriman pasokan medis dipastikan tetap aman. Pihak ekspedisi telah mengambil logistik salep Permetrin beserta obat-obatan pendukung lainnya dari Dinkes Provinsi hari ini dan  dijadwalkan akan langsung diterbangkan menuju Puncak Jaya pada jadwal penerbangan pertama besok pagi. *** (Agis Pranoto/Rls)

Artikel ini telah dibaca 11 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gencarkan Penurunan Stunting, DP3AKB Provinsi Papua Tengah Gelar Bimtek TPK

1 September 2026 - 21:05 WIT

Penantian Panjang Berakhir, Hujan Guyur Sebagian Wilayah Nabire

29 August 2026 - 11:26 WIT

Gubernur Papua Tengah: “Sektor Pendidikan Menjadi Prioritas Utama Pemerintah Daerah”

28 August 2026 - 12:53 WIT

Dinkes Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus

27 August 2026 - 20:23 WIT

Alumni SMA YPPK Adhi Luhur Nabire Gelar Pelatihan Jurnalistik bagi Pelajar

24 August 2026 - 21:12 WIT

Antisipasi ISPA, Dinkes Provinsi Papua Tengah Bagikan Masker, Perkuat Stok Obat, dan Siagakan Ambulans

22 August 2026 - 17:22 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH