KABARPAPUA.CO, Jayapura – Pomdam XVII Cenderawasih memperkuat disiplin dan kesadaran personel dalam berlalu lintas melalui Sosialisasi dan Pembekalan Tata Cara serta Etika Berkendara (Safety Riding dan Safety Driving).
Dalam siaran persnya ke media di Papua, Rabu, 2 September 2026, kegiatan yang melibatkan Polda Papua dan PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua ini, digelar di Makodam XVII Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua, Selasa, 1 September 2026.
Kegiatan yang diikuti 77 peserta tersebut menjadi langkah preventif Kodam XVII Cenderawasih untuk meningkatkan pemahaman prajurit dan PNS tentang keselamatan berkendara, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas.
Danpomdam XVII Cenderawasih Kolonel Cpm Roby Zulkarnaen mengatakan, disiplin berlalu lintas masih menjadi perhatian sehingga diperlukan pembinaan secara konsisten untuk menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan personel.

Menurutnya, keselamatan berkendara tidak cukup hanya mengandalkan pengawasan dan penegakan aturan. Kesadaran setiap pengguna jalan menjadi faktor penting dalam membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas.
“Melalui sosialisasi ini, kami berharap personel Kodam XVII Cenderawasih semakin memahami tata cara dan etika berkendara, sehingga angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas dapat diminimalisir,” ujar Kolonel Cpm Roby Zulkarnaen.
Ia juga menekankan pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum digunakan, pembinaan disiplin, evaluasi setiap kejadian lalu lintas, serta penerapan 16 tugas pengemudi sebagai bagian dari upaya menciptakan keselamatan berkendara di lingkungan satuan.
“Marilah kita sama-sama menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas. Disiplin tidak hanya diterapkan saat melaksanakan tugas, tetapi juga ketika berada di jalan,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, personel mendapatkan edukasi dari Ditlantas Polda Papua yang diwakili AKP Novalius Yoku. Ia menjelaskan bahwa penegakan hukum, tilang elektronik, tilang manual hingga teguran merupakan bagian dari upaya kepolisian membangun keselamatan berlalu lintas.
AKP Novalius menegaskan keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab seluruh pengguna jalan. Karena itu, penggunaan perlengkapan keselamatan seperti helm dan sabuk pengaman harus menjadi kebiasaan setiap kali berkendara. “Semua aksi yang dilakukan dalam penegakan lalu lintas pada prinsipnya adalah untuk keselamatan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Papua Hermanus Haurissa memberikan pemahaman mengenai perlindungan dan santunan bagi korban kecelakaan lalu lintas di jalan umum sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk santunan korban meninggal dunia Rp50 juta dan korban luka-luka maksimal Rp20 juta.
Kehadiran Polda Papua dan Jasa Raharja memperkuat sinergi lintas instansi dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas. Materi yang diberikan mencakup pembinaan disiplin, pemeriksaan kelayakan kendaraan, evaluasi kejadian lalu lintas, serta penerapan 16 tugas pengemudi.
Melalui kegiatan tersebut, Kodam XVII Cenderawasih berkomitmen membangun budaya tertib dan aman berlalu lintas di lingkungan personel.
Keselamatan berkendara diharapkan menjadi bagian dari disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme prajurit, sekaligus mendorong personel menjadi teladan bagi masyarakat dalam berkendara secara aman dan bertanggung jawab.***(Siaran Pers/Imelda)




















