Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 2 Sep 2026 07:58 WIT

Jaga Stabilitas Harga dan Dorong Kemandirian Pangan Lokal di Papua Pegunungan


					Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Warsono saat membuka kegiatan HLM dan Capacity Building TPID di Grand Baliem Hotel, Wamena, Papua Pegunungan. (Foto dok: BI Papua) Perbesar

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Warsono saat membuka kegiatan HLM dan Capacity Building TPID di Grand Baliem Hotel, Wamena, Papua Pegunungan. (Foto dok: BI Papua)

KABARPAPUA.CO, Wamena – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua bersama TPID Papua Pegunungan dan Kabupaten Jayawijaya menyelenggarakan kegiatan High Level Meeting (HLM) dan Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Grand Baliem Hotel, Wamena, Papua Pegunungan.

Dalam pernyataan tertulis Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua, Warsono kepada media di Papua, Rabu, 2 September 2026, dikatakan, kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah konkret merumuskan upaya pengendalian inflasi daerah, khususnya terhadap dinamika inflasi Papua Pegunungan yang relatif tinggi di bulan Juni 2026.

Walaupun pada rilis BPS untuk Agustus 2026 tercatat inflasi Papua Pegunungan membaik menjadi 3,77% (yoy), tetapi perlu terus dikawal hingga masuk dalam sasaran inflasi Nasional yaitu 2,5±1% (yoy).

“Kami perlu menjaga kestabilan antara sisi pasokan dan permintaan. Melalui peningkatan produktivitas petani lokal, perlu didampingi dengan penguatan kecukupan uang rupiah sebagai pendukung pergerakan perekonomian di Papua Pegunungan,” kata Warsono saat membuka kegiatan.

Bupati Jayawijaya, Atenius Murip dalam kegiatan HLM dan Capacity Building TPID di Grand Baliem Hotel, Wamena, Papua Pegunungan. (Foto dok: BI Papua)

Menurut Warsono, Bank Indonesia terus menjaga kecukupan uang Rupiah di Papua Pegunungan dengan memperhitungkan kebutuhan masyarakat guna dapat diserap dengan optimal dalam menunjang perekonomian.

“Di sisi lain, dukungan terhadap pengembangan kompetensi petani dan TPID terus didorong melalui berbagai kesempatan sinergitas bersama,” ujar Warsono.

Kegiatan yang turut dihadiri dan disambut baik Atenius Murip, Bupati Jayawijaya, dan Lukas Waika, Asisten SEKDA Provinsi Papua Pegunungan dibuka sebagai bentuk dukungan bahwa bersama TPID akan bersama merumuskan langkah konkret upaya pengendalian inflasi daerah di Papua Pegunungan, khususnya di Kabupaten Jayawijaya sebagai kota IHK yang dicatat oleh BPS.

Foto bersama dalam kegiatan HLM dan Capacity Building TPID di Grand Baliem Hotel, Wamena, Papua Pegunungan. (Foto dok: BI Papua)

Keduanya sepakat menyampaikan, dibutuhkan adanya penguatan sinergi TPID dengan lembaga maupun instansi terkait dalam menjaga kecukupan pasokan lokal dan turut menstabilisasi permintaan masyarakat melalui kemandirian pangan lokal agar tidak bergantung terhadap komoditas yang didatangkan dari luar Jayawijaya.

Dengan mengusung tema “Menjaga Stabilitas Harga dan Mendukung Kemandirian Pangan di Papua Pegunungan”, kegiatan ini menghadirkan pemaparan dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Jayawijaya, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Papua mengenai perkembangan realisasi APBD dan potensi pembiayaan terkait pengendalian inflasi daerah.

Setelah itu, turut dihadirkan narasumber dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Wamena yang memaparkan terkait perkembangan cuaca dan iklim serta mitigasi El Nino, yang diperkuat dengan narasumber Petani Muda, Panus Hilapok, terkait edukasi pentingnya menjadi petani terutama bagi kalangan anak muda guna menjaga kemandirian pangan darihasil pertanian lokal di tanah Wamena yang subur atas berkat Tuhan.

Kedepan, diharapkan sinergi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan mitra kerja dapat diperkuat guna menjaga stabilitas inflasi daerah, dan Papua Pegunungan dapat mencapai inflasi yang rendah dan stabil serta terciptanya kemandirian dan ketahanan pangan lokal yang mumpuni. ***(Siaran Pers)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Light Up The Dream PLN, Sentuh 50 Keluarga Prasejahtera di Tanah Papua

1 September 2026 - 07:38 WIT

Cara Bank Mandiri Taspen Ubah Pensiunan Jadi Lebih Produktif

31 August 2026 - 13:14 WIT

YBM PLN Salurkan Bantuan Sarana dan Prasarana untuk Rumah Qur’an Hamizan Jayapura

28 August 2026 - 15:47 WIT

Bangkitkan Budidaya Ikan Air Tawar, Pokdakan Tindafai Ketuapi Berharap Dukungan Pemda

28 August 2026 - 15:18 WIT

Win Bigger, Live Better: Terobosan Baru CIMB Niaga untuk Para Business Owner

28 August 2026 - 07:44 WIT

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Dukung Akselerasi Pengembangan EBT untuk Swasembada Energi

27 August 2026 - 10:02 WIT

Trending di BISNIS