Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 26 Aug 2026 08:52 WIT

Tabligh Akbar Maulid Nabi di Kepulauan YapenBerlangsung Khidmat


					Suasana Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al-Falah Kodim 1709 Yawa, Kabupaten Kepulauan Yapen. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal) Perbesar

Suasana Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al-Falah Kodim 1709 Yawa, Kabupaten Kepulauan Yapen. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

KABARPAPUA.CO, Serui – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi di Kabupaten Kepulauan Yapen berlangsung khidmat melalui kegiatan Tabligh Akbar yang digelar di Masjid Al-Falah Kodim 1709/YAWA, Selasa 26 Agustus 2026.

Kegiatan ini mengusung tema “Dengan Mencintai Rasulullah dan Meneladani Akhlaknya, Kita Rawat Indonesia dan Wujudkan Yapen yang Berkeadilan, Unggul dan Sejahtera.”

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Hj. Mariati, dilanjutkan penampilan rebana modern dari Majelis Taklim Nurul Jannah. Suasana semakin khidmat saat Mahalul Qiyam yang dipimpin Dodik Agung Kurniawan bersama Tim Rebana Al-Furqon.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan Ustaz Raja Ali Hamzah Siregar dan ditutup dengan pembacaan doa oleh Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kepulauan Yapen, Ustaz Syahril Rizal.

Ketua Umum Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kepulauan Yapen, H. Anwar S.S., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

“Peringatan Maulid bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi momentum untuk kembali mengenang perjuangan Rasulullah Muhammad SAW yang patut diteladani akhlak dan kasih sayangnya kepada kita semua sebagai umatnya,” ujarnya.

Menurutnya, momentum Maulid harus menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam menjalankan amanah sebagai hamba Allah SWT.

Sementara itu, Komandan Kodim 1709/Yawa Letkol Inf. Ahmad Albar, S.H., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu dan undangan di Masjid Al-Falah Kodim 1709/Yawa.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Yapen dan PHBI atas kepercayaan serta kerja sama sehingga kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi dapat terlaksana.

“Dalam penyelenggaraan ini masih banyak kekurangan, baik dalam penyambutan maupun hal lainnya. Kami memohon maaf dan akan berupaya memperbaikinya ke depan. Besar harapan kami, penyelenggaraan ini menjadi ajang silaturahmi bagi kita semua dan mudah-mudahan kita mendapatkan berkah yang berlimpah serta meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW,” katanya.

Sambutan oleh Ketua Umum Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Kepulauan Yapen, H. Anwar S.S.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Yapen Adolina Wopi yang diwakili Staf Kantor Urusan Agama (KUA), Teguh Joko Susilo, menyampaikan bahwa tema Maulid tahun ini memiliki relevansi kuat dengan kondisi masyarakat Kepulauan Yapen yang hidup dalam keberagaman.

Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW tidak cukup diwujudkan melalui ucapan dan kegiatan seremonial, tetapi harus tercermin dalam tindakan nyata melalui keteladanan akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.

“Meneladani akhlak Nabi dalam konteks kebangsaan berarti menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan terbaik dalam membangun masyarakat yang beradab, adil, toleran dan penuh kasih sayang,” tuturnya.

Ia mengatakan, Rasulullah SAW telah memberikan keteladanan dalam menjaga kedamaian di tengah keberagaman, sebagaimana nilai-nilai yang tercermin dalam Piagam Madinah.

“Kabupaten Kepulauan Yapen merupakan miniatur Indonesia yang kaya akan keberagaman suku, ras dan agama. Merawat Indonesia dari Yapen berarti terus merawat kerukunan antarumat beragama, menjaga toleransi serta memperkuat tali persaudaraan, baik ukhuwah Islamiyah maupun ukhuwah Wathaniyah,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa lantunan shalawat dan doa bersama dalam peringatan Maulid merupakan bentuk ikhtiar batin agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan perlindungan, terutama di tengah berbagai musibah dan bencana yang terjadi di sejumlah daerah.

“Semoga Kabupaten Kepulauan Yapen senantiasa dilindungi dari bencana, diberikan kedamaian dan dijauhkan dari perpecahan. Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita jadikan nilai-nilai keteladanan Rasulullah sebagai benteng moral dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Yapen Benyamin Arisoy yang diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen, Cyfrianus Yustus Mambay, mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahun untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Sejumlah tokoh agama dan tamu undangan menghadiri Tabligh Akbar Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Al-Falah Kodim 1709 Yawa, Yapen. (KabarPapua.co/Ainun Faathirjal)

Menurutnya, peringatan tersebut merupakan momentum strategis bagi umat Islam untuk merefleksikan sekaligus meneladani nilai-nilai yang telah diajarkan Rasulullah SAW, di antaranya nilai perjuangan, keteladanan dan akhlak mulia.

“Momentum ini sekaligus menjadi kesempatan bagi setiap umat Muslim untuk mengintrospeksi diri, sejauh mana nilai-nilai yang beliau ajarkan telah diterapkan dalam kehidupan kita sehari-hari,” katanya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat iman dan ketakwaan, memperbaiki akhlak serta mempererat persaudaraan antar sesama anak bangsa.

“Mari jauhkan diri dari hal-hal yang dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa serta tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum tentu benar, berupa fitnah dan kebencian,” ujarnya.

Ia berharap keteladanan Rasulullah SAW dapat menjadi inspirasi untuk semakin memperkuat persatuan masyarakat, khususnya di Kabupaten Kepulauan Yapen, sehingga kehidupan masyarakat tetap aman, sehat, harmonis dan sejahtera.

Cyfrianus juga menyampaikan apresiasi kepada PHBI Kabupaten Kepulauan Yapen, pengurus Masjid Al-Falah Kodim 1709/Yawa dan jajaran Kodim 1709/Yawa, tokoh agama serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Semoga tenaga, pikiran dan kebersamaan yang diberikan menjadi amal ibadah serta mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Esa.Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah Tahun 2026 Masehi,” katanya. 

“Semoga melalui peringatan ini kecintaan kita kepada Rasulullah SAW semakin bertumbuh, keimanan kita semakin kuat, akhlak kita semakin baik, dan kehidupan masyarakat di Kabupaten Kepulauan Yapen senantiasa berada dalam lindungan dan keberkahan Tuhan Yang Maha Esa,” katanya menambahkan. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Cuaca Panas, KPHP Kepulauan Yapen Imbau Warga Waspadai Karhutla

26 August 2026 - 08:29 WIT

Kampung Sarwandori Gelar Festival Teluk Mioka 2026, Pamerkan Potensi Lokal

23 August 2026 - 01:41 WIT

Cara Pemkab Yapen Jadikan HUT RI Jadi Ajang Kebersamaan

21 August 2026 - 01:02 WIT

Fraksi NasDem Soroti Pengelolaan Aset dan Pinjaman Rp15 Miliar Pemda Yapen

15 August 2026 - 17:41 WIT

Tok! DPRK Yapen Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Penghapusan Aset Daerah 

15 August 2026 - 16:30 WIT

Pesan Tegas BKPSDM Yapen ke CPNS: Jangan Anggap Sepele Latsar

14 August 2026 - 23:12 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN