Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR KEPULAUAN YAPEN · 26 Aug 2026 08:29 WIT

Cuaca Panas, KPHP Kepulauan Yapen Imbau Warga Waspadai Karhutla


					Kepala KPHP Kabupaten Kepulauan Yapen, Habib Oropa. (Foto dok: IST) Perbesar

Kepala KPHP Kabupaten Kepulauan Yapen, Habib Oropa. (Foto dok: IST)

KABARPAPUA.CO, Serui – Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Unit 19 Kepulauan Yapen mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menyusul kondisi cuaca panas yang terjadi di sejumlah wilayah Kepulauan Yapen.

“Masyarakat, khususnya yang melakukan aktivitas pembukaan dan pengelolaan lahan diminta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan, serta memastikan api benar-benar padam setelah kegiatan selesai,” jelas Kepala KPHP Kabupaten Kepulauan Yapen, Habib Oropa, Selasa, 25 Agustus 2026.

Menurut Habib, kondisi cuaca yang cukup panas dalam beberapa waktu terakhir perlu menjadi perhatian bersama, terutama bagi masyarakat yang setiap hari melakukan aktivitas di kawasan hutan.

Habib juga mengingatkan masyarakat untuk tidak menganggap sepele sumber api kecil yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk puntung rokok maupun sisa pembakaran yang ditinggalkan begitu saja.

Dalam kondisi cuaca panas dan kering, kata Habib, api kecil dapat dengan cepat merambat dan meluas apabila tidak segera ditangani. “Masyarakat yang melihat adanya kebakaran atau indikasi munculnya titik api, segera melaporkannya kepada aparat setempat,” katanya.

“Kalau terjadi kebakaran atau ditemukan adanya indikasi kebakaran, segera laporkan kepada aparat setempat agar dapat dilakukan penanganan awal sebelum api meluas,” kata Habib menambahkan.

Habib menegaskan, masyarakat tidak boleh menganggap kebakaran sebagai persoalan biasa. Penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan kerusakan terhadap kawasan hutan.

“Jangan dianggap sepele atau dibiarkan begitu saja karena bisa menyebabkan kebakaran hutan yang meluas. Ini yang perlu kita perhatikan bersama agar daerah dan hutan kita tetap terjaga serta terhindar dari kebakaran,” ujarnya.

Menurut Habib, wilayah Kepulauan Yapen pada dasarnya memiliki potensi kerawanan kebakaran, terutama di lokasi-lokasi yang menjadi tempat masyarakat melakukan aktivitas pembukaan dan pengelolaan lahan.

“Karena itu, seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran. Kami di Yapen, daerah yang rawan kebakaran lebih banyak berada di lokasi-lokasi masyarakat melakukan aktivitas pembukaan lahan,” katanya. ***(Ainun Faathirjal)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tabligh Akbar Maulid Nabi di Kepulauan YapenBerlangsung Khidmat

26 August 2026 - 08:52 WIT

Kampung Sarwandori Gelar Festival Teluk Mioka 2026, Pamerkan Potensi Lokal

23 August 2026 - 01:41 WIT

Cara Pemkab Yapen Jadikan HUT RI Jadi Ajang Kebersamaan

21 August 2026 - 01:02 WIT

Fraksi NasDem Soroti Pengelolaan Aset dan Pinjaman Rp15 Miliar Pemda Yapen

15 August 2026 - 17:41 WIT

Tok! DPRK Yapen Setujui Pertanggungjawaban APBD 2025 dan Penghapusan Aset Daerah 

15 August 2026 - 16:30 WIT

Pesan Tegas BKPSDM Yapen ke CPNS: Jangan Anggap Sepele Latsar

14 August 2026 - 23:12 WIT

Trending di KABAR KEPULAUAN YAPEN