KABARPAPUA.CO, Wamena– Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memastikan pelaksanaan Karnaval Budaya Nusantara akan digelar pada Senin, 10 Agustus 2026. Sejumlah persiapan telah dilakukan, termasuk pengaturan rute, peserta, waktu pelaksanaan hingga strategi pengamanan guna mengantisipasi terjadinya penumpukan massa.
Kepala bidang Pengembangan Destinasi dan Pemasaran Pariwisata Disbudpar Kabupaten Jayawijaya, Naftali Rumbiak menyampaikan rute karnaval tahun ini tidak mengalami perubahan, dari rencana awal.
Untuk rute pelajar TK dimulai dari depan Kantor Bupati dan berakhir di Kantor DPR. Kemudian SD dari Kantor Bupati menuju ke Jalan Trikora, naik melalui Jalan Bhayangkara danberakhir di belakang Tugu Salib.
Peserta karnaval berasal dari pelajar tingkat SMP, SMA/SMK, perguruan tinggi, paguyuban hingga organisasi perangkat daerah (OPD) akan menempuh rute yang lebih panjang yakni dimulai dari Kantor Bupati menuju Jalan Trikora, kemudian melalui Jalan Irian, Jalan Sudirman dan berakhir di Tugu Salib.
Untuk tingkat TK/PAUD, jarak yang ditempuh sekitar 600 meter. Peserta SD menempuh sekitar 1,8 kilometer, sedangkan peserta SMP hingga OPD dan paguyuban menempuh sekitar 2,8 kilometer. “Perbedaan jarak ini agar proses penguraian massa di titik akhir dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
Terdapat 18 sekolah tingkat TK/PAUD, 18 sekolah tingkat SD, 16 SMP, 16 SMA/SMK, tiga perguruan tinggi, delapan paguyuban serta sejumlah OPD yang telah mendaftarkan diri. Jumlah tersebut masih dapat bertambah apabila terdapat peserta yang membawa kelompok drum band.
Tahun ini, peserta diarahkan untuk menampilkan keberagaman budaya melalui atribut dan pakaian adat masing-masing daerah dengan melibatkan setiap sekolah 30 siswa yang didampingi gurunya.
Naftali mengatakan, berdasarkan pengalaman pelaksanaan sebelumnya, pengamanan dari aparat TNI dan Polri akan ditempatkan pada sejumlah titik, baik pengamanan terbuka maupun tertutup.
Selain itu, setelah peserta mencapai garis finish, setiap sekolah, kelompok, paguyuban maupun OPD diharapkan segera mengarahkan anggotanya untuk kembali ke tempat masing-masing. . *** (Agris Wistrijaya)


















