KABARPAPUA.CO, Sentani — PT PLN (Persero) menggelar aksi kasih dengan menyalurkan bantuan logistik kepada Panti Asuhan Kerahiman Hawai Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Jumat, 31 Juli 2026.
Hal itu dinyatakan Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat, Irfan Djabar dalam pernyataan tertulisnya ke media pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Menurutnya, melalui Persekutuan Rohani Kristen (Perokris) PLN UIW Papua dan Papua Barat, bantuan diberikan sebagai wujud empati dan tanggap darurat pascamusibah kebakaran yang menghanguskan fasilitas panti pada akhir Juli lalu.
Musibah kebakaran di panti berdampak langsung pada aktivitas harian 51 anak asuh di dalamnya. Guna memastikan bantuan tepat sasaran, Perokris PLN menyelaraskan penyaluran logistik sesuai kebutuhan paling mendesak, terutama untuk mendukung operasional dapur panti dan pemenuhan kebutuhan dasar pascamusibah.
Bantuan yang diberikan berupa dukungan finansial, berbagai komoditas bahan pokok (bapok) seperti beras, minyak goreng, mi instan, dan telur, serta perlengkapan makan, peralatan kebersihan, hingga kebutuhan logistik harian lainnya.
Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban pengelola dan anak-anak asuh guna menjaga keberlangsungan aktivitas harian panti.
Atas kepedulian tersebut, Pengurus Panti Asuhan Kerahiman Hawai Sentani, Suster Gerarda Untu, menyampaikan rasa haru dan apresiasi mendalam kepada keluarga besar PLN.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada keluarga besar Perokris PLN atas perhatian, kasih, dan bantuan yang telah diberikan kepada kami,” katanya.

Bantuan ini, kata Gerarda, sangat berarti bagi anak-anak kami yang sedang berusaha bangkit setelah musibah kebakaran. “Kami juga mendoakan agar seluruh insan PLN senantiasa diberikan kesehatan, perlindungan, hikmat, dan berkat dalam setiap tugas serta pelayanannya. Kiranya Tuhan membalas setiap kebaikan Bapak dan Ibu sekalian,” terangnya.
General Manager PT PLN (Persero) UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menjelaskan, sumber dana program ini berasal dari persembahan kasih yang disisihkan melalui penghasilan pegawai PLN setiap bulannya.
Melalui wadah Perokris, kata Roberth, dana tersebut disalurkan tepat sasaran sebagai bentuk komitmen kepedulian sosial PLN untuk senantiasa hadir mendampingi masyarakat di masa-masa sulit.
“Musibah yang dialami Panti Asuhan Kerahiman Sentani merupakan duka bagi kita bersama. Melalui Perokris, insan PLN tergerak untuk saling berbagi dan mengulurkan tangan,” jelas Roberth.
Roberth juga mengatakan, pihaknya berharap bantuan ini tidak hanya dapat meredakan beban material dalam masa pemulihan, tetapi juga mengalirkan semangat dan rasa optimisme bagi anak-anak serta pengurus panti untuk bangkit kembali.
Melalui aksi kasih ini, kata Roberth, PLN tidak hanya memastikan pasokan listrik tetap andal, tetapi juga hadir memberikan kepedulian sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Diharapkan proses pemulihan operasional dan fasilitas Panti Asuhan Kerahiman Hawai Sentani dapat berjalan lebih cepat, sehingga anak-anak asuh dapat segera kembali beraktivitas dan belajar dengan aman dan nyaman,” jelas Roberth. ***(Siaran Pers)


















