KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Papua yang digelar pada Maret 2026 di bawah pimpinan Gubernur Papua Mathius Fakhri menghasilkan sejumlah keputusan penting terkait susunan komisaris dan direksi baru. Di antaranya, posisi Komisaris Independen, terdapat calon pengganti almarhum Dortheis Sesa yaitu DR. Pieter Ell (Provinsi Papua), serta John Kiriweno (Provinsi Papua Barat). Selain itu, calon Komisaris Independen lainnya adalah Arobi Ahmad Aituarauw (Papua Barat) yang meninggal pada Juli 2026 serta Rahmando Soleman (Provinsi Papua).
Dalam RUPS tersebut, pemegang saham juga memutuskan pengangkatan Komisaris Non-Independen baru yaitu Ali Baham yang menggantikan Nataniel Mandacan. Sedangkan pada level direksi, RUPS juga menetapkan calon dua posisi strategis yakni Direktur Operasional Bertha Affar, Wastu Anggoro B, serta Direktur Bisnis Jonathan Auparay dan Luhut Selamat Pahottuah Siahaan (Area Head Bank Mandiri Jayapura).
Namun, proses pengangkatan tersebut masih menunggu uji kemampuan dan kepatutan (fit and proper test) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan menjadi tahapan krusial sebelum pengangkatan resmi dilakukan.
OJK sebagai lembaga regulator yang paling bertanggung jawab atas proses penilaian komisaris dan direksi bank, hingga saat ini belum memberikan informasi resmi terkait jadwal pelaksanaan fit and proper test bagi calon-calon tersebut. Salah satu pejabat di OJK Papua saat dikonfirmasi perkembangan tersebut, tak banyak memberikan keterangan. “Maaf Pak, proses dimaksud bersifat rahasia, jadi kami tidak bisa memberikan keterangan.”
Pengangkatan pengurus baru di Bank Papua ini menjadi perhatian publik mengingat bank milik daerah ini memegang peranan penting dalam mendukung pembangunan ekonomi di Tanah Papua. Perkembangan selanjutnya akan sangat bergantung pada hasil penilaian OJK. *** (Rls)


















