KABARPAPUA.CO, Serui– Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Kepulauan Yapen menggelar Musyawarah Daerah (Musda) VI Badan Pengurus Daerah (BPD) yang dirangkaikan dengan pelantikan pengurus periode 2026-2031 di Auditorium LPP RRI Serui, Sabtu 25 Juli 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Membangun KKSS yang Kolaboratif, Solid dan Mandiri” ini dibuka secara resmi oleh Bupati Kepulauan Yapen, Benyamin Arisoy.
Dalam sambutannya, Bupati Arisoy memberikan apresiasi kepada keluarga besar KKSS atas terselenggaranya Musda VI. Menurutnya, selama ini KKSS telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, serta berkontribusi terhadap pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Bupati berharap musda menjadi forum demokratis yang menjunjung tinggi semangat kebersamaan, musyawarah, dan mufakat, bukan menjadi ajang perpecahan.
“Semoga musda ini dapat menghasilkan kepengurusan periode 2026-2031 yang amanah serta program kerja yang inovatif sesuai tema musda, sehingga mampu menjawab tantangan organisasi di masa mendatang,” kata Benyamin.
Ia menegaskan Pemda Kabupaten Kepulauan Yapen akan terus membuka ruang kolaborasi dengan KKSS dalam mendukung pembangunan daerah, pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, penguatan ekonomi, serta menjaga persatuan dalam keberagaman.
Bupati juga mengajak seluruh warga KKSS untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai budaya Bugis-Makassar, yakni Sipakatau (saling memanusiakan), Sipakainge (saling mengingatkan), dan Sipakalebbi (saling menghargai), sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat.
Ketua DPD KKSS Kabupaten Kepulauan Yapen, H. Basri Bennu, S.E mengatakan musda bukan sekadar agenda rutin organisasi, tetapi merupakan forum tertinggi untuk mengevaluasi program kerja, memilih kepengurusan baru, serta menyusun arah kebijakan organisasi ke depan.
Dirinya mengajak seluruh peserta musda untuk menjadikan setiap perbedaan pendapat sebagai bagian dari proses melahirkan keputusan terbaik dengan mengedepankan semangat kekeluargaan, musyawarah, dan persatuan.
“Saya mengajak kita semua menjadikan perbedaan pendapat sebagai jalan melahirkan keputusan terbaik. Siapapun yang terpilih menjadi ketua, kita wajib bergandengan tangan mendukung dan bekerja sama agar KKSS semakin maju dan mampu bersinergi dengan pemerintah maupun paguyuban lainnya,” ujarnya.
Basri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga Musda VI dapat terlaksana dengan tertib, demokratis, dan penuh semangat persaudaraan. Ia berharap forum tersebut menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa kemajuan bagi KKSS di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) KKSS Provinsi Papua, Dr. H. Mansur, M.Si., M.M., mengatakan KKSS dibentuk sebagai wadah mempererat silaturahmi masyarakat Sulawesi Selatan di tanah rantau sekaligus menjadi organisasi yang mampu memberikan edukasi dan menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia mengajak seluruh warga KKSS untuk tetap menjaga persatuan serta mencintai dan berkontribusi bagi pembangunan Kabupaten Kepulauan Yapen sebagai daerah tempat tinggal bersama. *** (Ainun Faathirjal)


















