KABARPAPUA.CO, Serui – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Serui kembali melaksanakan Program Padat Karya Tahun Anggaran 2026 dengan melibatkan 33 peserta dari masyarakat lokal.
Kegiatan ini sebagai upaya menjaga kebersihan pelabuhan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyaraka. Kegiatan berlangsung selama dua hari, dibuka langsung Kepala UPP Kelas II Serui, Fathoni di Pelabuhan Domine Izak Samuel Kijne, Serui, Kamis, 23 Juli 2026.
Dalam sambutannya, Kepala UPP Kelas II Serui, Fathoni mengatakan, Program Padat Karya merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk memberdayakan masyarakat sekaligus menjaga kebersihan, kenyamanan, dan kualitas lingkungan pelabuhan.
“Program ini tidak hanya bertujuan merawat dan menjaga fasilitas pelabuhan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi secara langsung melalui pemberdayaan tenaga kerja lokal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan padat karya tahun ini merupakan pelaksanaan yang keempat kalinya secara berturut-turut di lingkungan Pelabuhan Serui. Menurutnya, keberlanjutan program tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga aset negara.
Sebanyak 33 peserta dilibatkan dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari. Seluruh pembiayaan berasal dari Daftar Isian pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kantor UPP Kelas II Serui.
Para peserta juga menerima berbagai peralatan kerja untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, di antaranya sapu, garu, sekop, gerobak dorong, mesin pemotong rumput (mesin babat), perlengkapan pengecatan, serta sejumlah alat kebersihan lainnya.
Fathoni menegaskan, pelabuhan memiliki peran strategis sebagai simpul transportasi laut yang mendukung distribusi logistik, mobilitas penumpang, serta pertumbuhan ekonomi daerah.

“Pelabuhan bukan hanya menjadi tempat sandar kapal, tetapi juga penggerak perekonomian daerah yang harus terus dipelihara agar mampu memberikan pelayanan yang optimal dan berdaya saing,” katanya.
Ia menambahkan, Pelabuhan Serui saat ini telah didukung berbagai fasilitas pokok maupun penunjang yang memadai sehingga mampu melayani kapal dengan berbagai jenis dan ukuran, baik untuk distribusi logistik maupun angkutan penumpang.
Melalui momentum tersebut, Fathoni mengajak seluruh peserta bekerja dengan penuh semangat, disiplin, dan mengutamakan keselamatan kerja agar hasil kegiatan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat maupun pengguna jasa pelabuhan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra kerja, operator kapal, instansi terkait, dan masyarakat yang terus bersinergi dalam mendukung terwujudnya pelabuhan yang bersih, aman, tertib, dan produktif. ***(Ainun Faathirjal)


















