Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 7 Jul 2026 00:01 WIT

IPI: Pilot dan Pesawat Sipil Bukan Sasaran Konflik di Papua


					Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak Papua Tengah. Foto: Net Perbesar

Bandara Aminggaru Ilaga, Kabupaten Puncak Papua Tengah. Foto: Net

KABARPAPUA.CO, Jakarta–  Ikatan Pilot Indonesia (IPI) menyampaikan keprihatinan mendalam sekaligus kecaman keras atas insiden yang melibatkan pesawat PK-RCY di Papua.

IPI menegaskan pilot dan awak pesawat sipil menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat dan tidak boleh menjadi sasaran ancaman maupun kekerasan dalam bentuk apa pun. Keselamatan dan keamanan penerbangan sipil harus menjadi prioritas bersama, dan kejadian seperti ini tidak boleh terulang kembali.

Peristiwa ini merupakan kejadian kedua pada tahun 2026 yang secara langsung menghilangkan nyawa pilot serta membahayakan awak pesawat, penumpang, dan operasional penerbangan sipil di Papua. Berulangnya insiden serupa dalam tahun yang sama menunjukkan bahwa ancaman terhadap penerbangan sipil masih nyata dan memerlukan perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.

Sebagai organisasi profesi yang mewakili pilot Indonesia, IPI menegaskan bahwa setiap bentuk penyerangan, intimidasi, kekerasan, perusakan, maupun pembakaran terhadap pesawat sipil dan personel penerbangan merupakan tindakan yang tidak dapat ditoleransi. 

“Tindakan tersebut tidak hanya mengancam keselamatan jiwa manusia, tetapi juga mengganggu layanan transportasi udara yang menjadi sarana vital bagi mobilitas masyarakat, distribusi logistik, dan pelayanan kesehatan di Papua,” kata Ketua IPI, Capt. Muammar Reza Nugraha, dalam keterangan pers yang diterima kabarpapua.

IPI menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kejadian ini, termasuk operator penerbangan, aparat keamanan, petugas lapangan, serta pihak lain yang memberikan dukungan dan informasi.

IPI akan terus berkoordinasi dengan regulator, operator penerbangan, aparat keamanan, pemerintah, serta International Federation of Air Line Pilots’ Associations guna mendorong penguatan keamanan penerbangan sipil di Papua.*** (Rls)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polres Kepulauan Yapen Peringati Hari Juang Polri, Teguhkan Semangat Pengabdian kepada Masyarakat

23 August 2026 - 10:18 WIT

Rombongan Patroli Polsek Ilu Diberondong Tembakan di Tolikara, Satu Personel Terluka

21 August 2026 - 17:59 WIT

Pasutri Asal Tiongkok Ditangkap Imigrasi Papua, Ini Daftar Pelanggarannya

21 August 2026 - 01:16 WIT

Sukacita dari Lapas Serui pada Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia

18 August 2026 - 17:58 WIT

Baku Tembak OPM dan TNI di Jila Mimika, Satu Prajurit Gugur

17 August 2026 - 15:59 WIT

Hasil Pendekatan Humanis: Tujuh Senpi Rakitan dan Puluhan Amunisi Dimusnahkan di Yapen

17 August 2026 - 13:01 WIT

Trending di PERISTIWA