Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PUNCAK · 1 Jul 2026 15:07 WIT

HUT ke-80 Bhayangkara, Bupati Puncak Dorong Reformasi Polri dengan Sinergitas Pemda


					Bupati Puncak, Elvis Tabuni sat menghadiri HUT ke-80 Bhayangkara. Foto: Diskominfo Puncak. Perbesar

Bupati Puncak, Elvis Tabuni sat menghadiri HUT ke-80 Bhayangkara. Foto: Diskominfo Puncak.

KABARPAPUA.CO, Ilaga–  Bupati Puncak, Elvis Tabuni  menghadiri upacara Hari Ulang Tahun (HUT)ke-80 Bhayangkara. Kegiatan juga dihadiri  Kapolres Puncak, AKBP Domingos DE. F. Ximenes bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Upacara diwarnai dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur di halaman Mapolres Puncak, Ilaga, Rabu,1 Juli 2026.

Bupati Elvis Tabuni membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia yang menitikberatkan pada beberapa poin utama transformasi Polri. Presiden menekankan pentingnya penguatan reformasi kelembagaan agar Polri terus berbenah menjadi institusi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.

“Penegakan hukum harus berkeadilan. Tidak boleh ada pandang bulu dan tidak ada satupun pihak di Indonesia yang kebal hukum,” kata bupati.

Selain itu, Presiden juga mendorong peningkatan sinergitas antara Polri dengan Pemerintah Daerah, TNI, dan masyarakat. Aspek lain yang menjadi sorotan adalah peningkatan profesionalisme personel Polri dalam merespons dinamika global serta perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Bupati Puncak, Elvis Tabuni sat menghadiri HUT ke-80 Bhayangkara. Foto: Diskominfo Puncak.

Sementara itu, Kapolres Puncak, AKBP Domingos DE. F. Ximenes mengakui wilayah Puncak merupakan daerah operasi dengan tantangan geografis dan infrastruktur yang cukup berat. Mengingat usia Polres Puncak yang masih relatif muda yakni 7 tahun dan  Polda Papua Tengah baru terbentuk dua tahun, sehingga keterbatasan sarana dan prasarana menjadi tantangan nyata.

Meski demikian, keterbatasan tidak menyurutkan semangat anggotanya dalam memberikan pelayanan terbaik. Pihaknya terus mengedepankan pola koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keamanan kegiatan pemerintahan maupun aktivitas masyarakat berjalan lancar.

“Kami menyadari belum bisa menjangkau seluruh titik kehidupan masyarakat di pedalaman karena keterbatasan personel dan infrastruktur. Oleh karena itu, kami sangat mengedepankan kearifan lokal,” ujar Kapolres.

Kapolres menjelaskan penyelesaian masalah melalui peran kepala suku dan kepala kampung menjadi kunci utama di wilayah Puncak. Pihak kepolisian sepenuhnya mendukung mekanisme penyelesaian sengketa berbasis adat tersebut selama kedua belah pihak dapat menerima kebijakan yang diambil, selaras dengan situasi dan kondisi di lapangan. *** (Diskominfo Puncak)

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Pemkab Puncak Kembali Lepas Ratusan Mahasiswa Penerima Beasiswa Puncak Cerdas 2026

29 June 2026 - 16:01 WIT

Bupati Puncak Resmikan Gedung Gereja GKII Jemaat Petrus Kalimangga di Nabire

27 June 2026 - 18:48 WIT

Tak Tinggal Diam, Pemkab Puncak Maksimalkan Pencarian Mahasiswa Hilang di Teluk Cenderawasih

27 June 2026 - 13:13 WIT

HUT Ke-18, Nenu Tabuni: “Mari Bersatu Bangun Kabupaten Puncak”

23 June 2026 - 12:36 WIT

Puncak Kirim 120 Personel ke Pesparawi Nasional XIV, Targetkan Bawa Pulang Trofi Juara

12 June 2026 - 15:09 WIT

Diklat Kepamongprajaan, Wabup Puncak: Kadistrik Miliki Peran Strategis Ujung Tombak Pemerintahan

9 June 2026 - 12:01 WIT

Trending di KABAR PUNCAK