KABARPAPUA.CO, Serui– Sebanyak 49 siswa Sekolah Rakyat asal Kabupaten Kepulauan Yapen menerima rapor hasil belajar tahun ajaran 2025/2026. Kegiatan yang digelar Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Yapen di Ruang Rapat Setda dihadiri Wakil Bupati Kepulauan Yapen Roi Palunga, Rabu 24 Juni 2026.
Kegiatan juga turut dihadiri Asisten III Administrasi dan Umum Setda Aser Pongrate, Kepala Dinas Sosial Saskar Paiderouw, wali asrama, para orang tua siswa, serta sejumlah tamu undangan.
Wakil Bupati Roi Palunga mengapresiasi hadirnya program Sekolah Rakyat yang dinilai memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Hari ini kita menerima rapor dari anak-anak yang menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat. Pemerintah daerah sangat bersyukur dan berterima kasih karena melalui program ini anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat memperoleh pendidikan yang layak,” ujarnya.
Roi Palunga berharap hasil belajar yang diterima para siswa menunjukkan perkembangan yang baik. Menurutnya, sistem pendidikan berbasis asrama yang diterapkan di Sekolah Rakyat memberikan ruang bagi siswa untuk lebih fokus belajar karena seluruh kebutuhan pendidikan telah disiapkan.
“Kami berharap rapor yang diterima hari ini menunjukkan hasil yang baik. Anak-anak tinggal di asrama sehingga fokus mereka benar-benar untuk belajar,” katanya.
Ia mengingatkan para siswa untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya dan tidak berhenti sekolah di tengah jalan. Menurutnya, para siswa yang terpilih mengikuti program tersebut merupakan anak-anak yang beruntung karena telah melalui proses seleksi dan asesmen.
“Dari 49 anak yang ada, jangan sampai ada yang pulang lalu berhenti sekolah. Kepada para orang tua, saya minta terus memberikan motivasi dan dukungan agar anak-anak dapat kembali melanjutkan pendidikan dengan baik,” ujarnya.
Wakil Bupati, Roi Palunga menambahkan bahwa pemerintah telah menyiapkan peluang pendidikan lanjutan bagi lulusan Sekolah Rakyat hingga ke jenjang perguruan tinggi.
“Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, telah tersedia jalur pendidikan perguruan tinggi yang dipersiapkan bagi anak-anak ini. Karena itu jangan sampai ada yang berhenti di tengah jalan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Yapen, Saskar Paiderouw, mengatakan pembagian raport menandai para siswa telah menyelesaikan tahun ajaran dan naik kelas.
Saat ini,49 anak sedang menjalani masa libur dan berada di rumah masing-masing. “Kami berharap mereka tetap sehat sehingga dapat kembali melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa penerimaan siswa Sekolah Rakyat dilakukan melalui proses asesmen terhadap keluarga yang masuk kategori prioritas sesuai ketentuan program.
Menurutnya, Kabupaten Kepulauan Yapen sebenarnya telah siap membuka Sekolah Rakyat di Serui, namun masih menunggu pembangunan sarana dan prasarana dari pemerintah pusat.
“Untuk sementara, 49 anak ini tetap melanjutkan pendidikan di Jayapura hingga menyelesaikan masa studi mereka,” katanya.
Wali Asrama Sekolah Rakyat, Fernando Sekewael, menjelaskan kegiatan tersebut menjadi momentum pemulangan siswa untuk menjalani masa libur sekolah bersama keluarga.
“Pesan dari kepala sekolah adalah anak-anak pulang dalam keadaan baik dan sehat, sehingga mereka juga harus kembali dalam keadaan baik untuk menyelesaikan pendidikan,” ujarnya.
Fernando menjelaskan setiap siswa menerima dua jenis rapor, yaitu rapor akademik dan rapor asrama. Ia juga memastikan seluruh kebutuhan siswa selama berada di lingkungan Sekolah Rakyat telah dipenuhi dengan baik sehingga orang tua tidak perlu khawatir.
Selain itu, pihak asrama mengimbau para orang tua untuk mengawasi dan membatasi penggunaan telepon genggam selama masa libur agar anak-anak tetap menjaga disiplin belajar.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan orang tua siswa menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia atas program Sekolah Rakyat yang dinilai telah membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Kami berterima kasih kepada Presiden atas program ini sehingga anak-anak kami memiliki kesempatan untuk maju dan bersaing dengan anak-anak lainnya. Kami juga berharap pemerintah dapat membantu pembangunan gedung Sekolah Rakyat di Kabupaten Kepulauan Yapen,” ungkapnya.
Pemkab Yapen berharap para siswa terus melanjutkan pendidikan dan memanfaatkan kesempatan yang diberikan melalui program. *** (Ainun Faathirjal)


















