KABARPAPUA.CO, Sorong – Dalam siaran persnya ke media, Kamis, 18 Juni 2026, PT PLN (Persero) terus berkomitmen memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, guna mempercepat pemerataan infrastruktur kelistrikan di Tanah Papua.
Langkah strategis ini ditegaskan kembali dalam kunjungan kerja dan audiensi manajemen PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat bersama Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, di Kota Sorong, Rabu, 17 Juni 2026.
Pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Papua Barat Daya tersebut dihadiri langsung General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, beserta jajaran.
Momentum ini dimanfaatkan kedua belah pihak untuk menyelaraskan berbagai program strategis terkait perluasan jaringan distribusi serta peningkatan keandalan pasokan energi di seluruh wilayah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menyampaikan apresiasi atas capaian perluasan jaringan kelistrikan yang telah berjalan baik. Namun ia mengingatkan pentingnya perhatian khusus pada daerah terpencil dan kepulauan, yang memiliki tantangan geografis tinggi, seperti Kabupaten Raja Ampat dan sebagian klaster di wilayah Sorong Selatan.

Elisa juga menekankan perlunya standardisasi infrastruktur energi terbarukan melalui sistem yang terintegrasi penuh agar masa pakai fasilitas tersebut dapat bertahan jangka panjang demi kepentingan masyarakat luas.
“Kami harap Papua Barat Daya rakyatnya bisa merdeka dari kegelapan, listrik bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Terima kasih untuk teman-teman di PLN yang selalu bekerja keras memberikan layanan terbaik bagi masyarakat di Papua, khususnya di Papua Barat Daya,” terang Elisa.
General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menegaskan kesiapan penuh PLN untuk menindaklanjuti setiap arahan serta masukan strategis dari pemerintah daerah.
Roberth menjelaskan, orientasi pembangunan infrastruktur kelistrikan PLN pada periode ini akan difokuskan pada penguatan interkoneksi sistem dan percepatan elektrifikasi di wilayah Sorong Selatan guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang merata.
“Sebagai mitra strategis pembangunan daerah, PLN siap memenuhi kebutuhan energi di Papua Barat Daya. Komitmen kami tak hanya berfokus pada kelancaran operasional pusat pemerintahan, tetapi juga pemenuhan akses listrik bagi masyarakat di pelosok,” tutur Roberth.
Kesepakatan yang terjalin melalui audiensi ini menjadi langkah maju memperkuat sinergi lintas instansi. Ke depannya, kolaborasi Pemprov Papua Barat Daya dan PLN diharapkan dapat mempercepat penyediaan infrastruktur kelistrikan yang andal di seluruh penjuru wilayah Papua Barat Daya. Sehingga mampu menjadi motor penggerak roda ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata. ***(Siaran Pers)


















