KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura– Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen. TNI. Febriel Buyung Sikumbang menghadiri peluncuran 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto secara virtual, Sabtu 16 Mei 2026.
Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih digagas sebagai langkah strategis untuk memperkuat perekonomian desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen. TNI. Febriel Buyung Sikumbang ditemui di sela-sela peluncuran tersebut menjelaskan untuk Papua akan hadir 21 unit koperasi Merah Putih yang saat ini pembangunannya sudah mencapai 91 persen dan ditargetkan rampung pada akhir Juni atau Juli 2026.
“Pembangunan 21 unit koperasi tersebut tersebar di empat wilayah, yakni Jayapura, Wamena, Timika, dan Nabire. Selain itu, terdapat tambahan tiga unit koperasi di Biak yang telah masuk dalam portal perencanaan anggaran pemerintah. Jadi yang masuk dalam perencanaan adalah 45 unit, dan yang sudah berjalan pembangunnya ada 21 unit, sisanya akan mulai dikerjakan setelah ada anggaran berikutnya,” jelas Pangdam.
Pangdam Cenderawasih bilang, sejumlah kendala dihadapi dalam proses pembangunan ini, misalnya penyediaan lahan. “Dalam pelaksanaanya, lahan dan lokasi pembangunan koperasi Merah Putih disiapkan oleh masyarakat dan pemerintah desa, sementara TNI hanya menyiapkan anggaran untuk pembangunan dan konstruksi gedung koperasi,” katanya.
Sedangkan proses rekrutmen pengurus koperasi sudah mulai dilakukan dan setiap koperasi akan diisi sekitar 15 orang pengurus yang direkrut melalui pendaftaran secara online. Syarat bagi calon pengurus koperasi yakni berusia maksimal 35 tahun dan minimal berpendidikan Strata 1.
“Nanti dilakukan seleksi di Kodam dan Lantamal. Walaupun bangunannya belum selesai, proses rekrutmen sudah berjalan sehingga saat koperasi dibuka, personelnya sudah siap,” ujar Pangdam.
Pangdam berharap kehadiran koperasi Merah Putih di Papua mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat kampung sekaligus membuka peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan. *** (Katharina)


















