KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura – Sebanyak delapan judul film karya komunitas di Jayapura akan diputar dalam event bertajuk Impact Papua: Film, Art & Culture Celebration.
Head of Imaji Papua, Yulika sebagai inisiator kegiatan mengatakan, pemutaran film menjadi ruang penting untuk mempertemukan karya, gagasan, dan publik dalam satu momentum kebudayaan.
“Melalui Impact Papua: Film, Art & Culture Celebration, kami ingin membuka ruang apresiasi sekaligus diskusi. Film-film ini bukan hanya tontonan, tapi juga cerminan realitas, identitas, dan suara dari Papua itu sendiri,” ujar Yulika.
Event bertajuk Impact Papua: Film, Art & Culture Celebration akan menghadirkan delapan film pilihan, baik fiksi maupun dokumenter yang diproduksi oleh komunitas di Papua, antara lain Imaji Papua, Indonesia Art Movement, Oridek, Andy Nussy Project dan Papuan Voices dengan ragam tema mulai dari isu sosial, budaya, hingga kehidupan sehari-hari masyarakat Papua.
Beberapa Sutradara Papua juga akan hadir untuk meramaikan kegiatan dan menjawab pertanyaan pada sesi Question & Answer setelah pemutaran film, diantaranya Theo Rumansara, Harun Rumbarar, Iam Murda, Jessy Maniagasi dan Miki Wuka.

Menurut Yulika, kegiatan ini lahir dari semangat kolaborasi dan kebutuhan akan ruang alternatif bagi pelaku kreatif di Papua untuk saling bertemu dan berkembang. Selama ini banyak karya bagus yang lahir, tapi belum tentu punya ruang tayang yang layak.
“Kami ingin menjembatani itu, sekaligus mendorong ekosistem film dan seni di Papua agar semakin hidup,” katanya, dalam keterangan tertulis kepada KabarPapua.co, Sabtu, 25 April 2026.
Yulika juga mengatakan, kegiatan ini dapat terselenggara atas dukungan LPDP Dana Indonesiana dan Kementerian Kebudayaan RI.
“Pameran dan pemutaran film ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang refleksi dan pertukaran perspektif, terutama bagi generasi muda Papua yang ingin terlibat dalam dunia kreatif,” terangnya.
Impact Papua: Film, Art & Culture Celebration akan diselenggarakan di dua titik, yakni tanggal 29-30 April 2026 di Museum Loka Budaya Uncen Abepura, Kota Jayapura dan tanggal 9 Mei 2026 di Basecamp Cemara, Sentani Timur, Kabupaten Jayapura. ***(Rls)


















