Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 13 Apr 2026 12:40 WIT

Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Nabire Gelar Tes Urine bagi Petugas dan Warga Binaan


					Perugas atau pegawai Lapas Kelas IIB Nabire yang mengikuti test urine. (KabarPapua.co/Agies Pranoto) Perbesar

Perugas atau pegawai Lapas Kelas IIB Nabire yang mengikuti test urine. (KabarPapua.co/Agies Pranoto)

KABARPAPUA.CO, Nabire – Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang jatuh pada 27 April 2026, para warga binaan dan jajaran Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Nabire melaksanakan tes urine. 

Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen Lapas Kelas IIB Nabire untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya.

Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin, 6 April 2026 tersebut diikuti sebanyak 61 petugas Lapas Kelas IIB Nabiredan 164 warga binaan Lapas Kelas IIB Nabire. 

Menurut Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Nabire Dodi Wijaya, selain sebagai bentuk pengawasan rutin, langkah ini sekaligus menjadi simbol transparansi dan integritas institusi dalam menjalankan fungsi pembinaan bagi warga binaannya.

“Kegiatan ini sebagai langkah preventif mengidentifikasi penyalahgunaan narkoba sejak awal, sebelum menjadi masalah lebih besar atau sistemik dalam lapas,” kata Dodi, Senin, 13 April 2026. 

Dodi menambahkan, hasil dari tes urine ini nantinya akan dilaporkan secara berjenjang kepada pimpinan sebagai bentuk pertanggungjawaban. 

“Bagi warga binaan yang terbukti melanggar, sanksi tegas akan diberlakukan sesuai dengan prosedur disiplin yang berlaku,” terangnya.

Menurut Dodi, hal ini juga menjadi komitmen terkait upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN). “Dari semua hasil tes, baik pegawai maupun warga binaan dinyatakan negatifseluruhnya,” ujarnya.

Dodi juga mengatakan, proses pemeriksaan dilakukan dengan melibatkan tim medis internal yang bekerja sama dengan petugas keamanan. 

“Pengambilan sampel urine dilakukan secara acak (sampling) dengan melibatkan puluhan warga binaan dari berbagai blok hunian,” katanya. 

Selain itu, kata Dodi, seluruh proses diawasi secara ketat untuk menjamin akurasi dan objektivitas hasil pemeriksaan.

“Kami berharap melalui langkah preventif ini, kepercayaan masyarakat terhadap sistem pemasyarakatan semakin meningkat,” terang Dodi.

“Kami juga terus berupaya menunjukkan, bahwa di balik tembok tinggi ini, kami bekerja keras mengembalikan warga binaan menjadi pribadi lebih baik dan bebas dari jeratan narkotika,” kata Dodi menambahkan. ***(Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 76 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Polda Papua Tabuh Genderang Perang Melawan Kejahatan 3C

30 May 2026 - 21:01 WIT

Gelar Uji Publik RUU HAM di Papua, Wamen HAM RI Serap Aspirasi Masyarakat

30 May 2026 - 18:37 WIT

PLN Salurkan 23 Hewan Kurban di Tanah Papua

28 May 2026 - 20:35 WIT

Detik-detik 44 Pendulang Emas Dievakuasi dari Kawe Pegubin Pasca Serangan KKB

26 May 2026 - 17:59 WIT

Wujudkan Keamanan Bersama, Warga Ilaga Diminta Tak Bawa Panah dan Parang

25 May 2026 - 20:07 WIT

Tradisi Patah Panah Akhiri Pertikaian Wouma-Kurima dan Lani di Wamena

24 May 2026 - 15:22 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA