KABARPAPUA.CO, Ilaga– Kepedulian mendalam terhadap warga terdampak konflik ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Puncak. Wakil Bupati Puncak, Naftali Akawal, SE yang turun langsung memastikan bantuan kemanusiaan tiba di tangan masyarakat Distrik Bina pada Kamis, 5 Maret 2026.
Didampingi Kepala Distrik Bina, Yeeh Alom, S.I.Kom, bantuan berupa sembilan bahan pokok (sembako) diterbangkan khusus menggunakan pesawat sewa guna menembus akses wilayah yang menantang.
Kehadiran logistik ini disambut isak tangis haru oleh warga. Tercatat, para pengungsi merupakan gabungan warga dari: Distrik Kembru yang terdiri dari 7 kampung, Distrik Pogoma sebanyak 8 kampung, Distrik Bina sebanyak 7 kampung.

Hampir satu bulan lamanya, warga bertahan di pengungsian dengan akses logistik yang sangat terbatas akibat eskalasi konflik di wilayah asal.
Bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan mendasar seperti beras, gula, kopi, minyak goreng, hingga mi instan.
“Begitu menerima laporan mengenai kondisi sulit di pengungsian, saya langsung berkoordinasi untuk carter pesawat. Puji Tuhan, hari ini bantuan bisa mendarat dan diterima saudara-saudara kita,” ujar Naftali Akawal.
Kebutuhan Mendesak

Meski bantuan pangan telah tiba, Naftali menegaskan bahwa tantangan belum usai. Masa pengungsian yang panjang mulai berdampak pada penurunan kondisi kesehatan, terutama bagi lansia dan anak-anak.
Kebutuhan mendesak saat ini adalah pelayanankesehatan yang meliputi pasokan obat-obatan dan kehadiran tenaga medis lapangan, keberlangsungan pendidikan bagi anak-anak di pengungsian, serta dukungan komprehensif dari pemerintah Provinsi Papua Tengah.
Keamanan Kondusif
Wakil Bupati memastikan jalur penerbangan dan titik pendaratan di Distrik Bina saat ini dalam kondisi aman dan kondusif untuk aktivitas kemanusiaan. “Tidak ada kendala keamanan yang menghalangi distribusi bantuan,” katanya.
Ia berharap bantuan ini menjadi stimulus awal untuk meringankan beban ekonomi warga yang kehilangan mata pencaharian.
“Kami sangat berharap ada bantuan susulan, terutama untuk aspek kesehatan dan pendidikan. Semoga situasi segera pulih total agar masyarakat bisa kembali ke kampung halaman dengan tenang,” tutupnya. *** (Diskominfo Puncak)


















