Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA BARAT · 19 Jan 2026 19:45 WIT

Kantor Distrik Yamor Dipalang, Ini Tanggapan Bupati Kaimana


					Kantor Distrik Yamor yang dipalang warga. (Foto Istimewa) Perbesar

Kantor Distrik Yamor yang dipalang warga. (Foto Istimewa)

KABARPAPUA.CO, Kaimana – Masyarakat di Kampung Ururu dan Kampung Urubika melakukan pemalangan terhadap Kantor Distrik Yamor, Jumat, 16 Januari 2026 lalu.

Kapolsek Teluk Etna, Ipda Ricky Eramuri melalui Kapospol Yamor Bripka Marthen Wayoi pada KabarPapua.co membenarkan peristiwa pemalangan ini. 

“Pemalangan dilakukan Jumat sekitar pukul 15.00 WIT. Ada tiga tempatyang dipalang, Kantor Distrik Yamor, rumah Kepala Distrik Yamor, dan rumah pegawai Distrik Yamor,” kata Marthen.

Pemalangan ini, kata Marthen, dilakukan sekitar 30 orang warga dari Kampung Ururu dan Urubika. “Walau ada peristiwa ini, namun situasi kamtibmas di Distrik Yamor masih aman dan terkendali,” terangnya.

Menurut Mrathen, ada beberapa poin tuntutan masyarakat, dantaranya, meminta pemerintah daerah dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Kaimana untuk datang membuka palang tersebut.

Juga meminta Bupati dan Wakil Bupati Kaimana agar segera menggantikan Kepala Distrik Yamor dengan anak asli Yamor yaitu Ferry Kamanderay dan melengkapi staf pegawai distrik.

Masyarakat Kampung Urubika Ururu, dan Kewo mewakili semua kampung yang ada di Distrik Yamor meminta penjelasan kepada Bupati dan Wakil Bupati Kaimana terkait anak-anak Yamor yang tak lolos saat ikut tes seleksi CPNS.

Terus yang terakhir, jika pemerintah Kabupaten Kaimana yaitu Bupati dan Wakil Bupati Kaimana tidak naik (datang) ke Yamor guna menyelesaikan permintaan masyarakat Yamor, maka masyarakat Yamor menyatakan sikap untuk siap pindah ke Kabupaten Nabire.

Bupati Kabupaten Kaimana, Drs. Hasan Achmad saat diwawancarai diruang kerjanya, Senin 19 Januari 2026. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)

Respon Pemerintah Kabupaten Kaimana

Merespon aksi pemalangan itu, Bupati Kabupaten Kaimana Hasan Achmad saat ditemui sejumlah wartawan dan mewawancarai di ruang kerjanya, Senin 19 Januari 2026, pihaknya menyatakan, telah melakukan pertemuan terbatas untuk membicarakan hal ini.

“Berkaitan dengan harapan masyarakat, Insya Allah dalam waktu dekat, wakil bupati akan melakukan berkunjung kesana (Yamor) untuk menyampaikan ke masyarakat tentang kebijakan-kebijakan yang diambil,” terangnya.

Selain itu, kata Hasan, pihaknya nanti akan secepatnya juga mengisi jabatan kepala distrik di Yamor. “Kemudian kami juga akan melengkapi dengan perangkat kecamatan (distrik),” jelas Hasan menambahkan.

Menurut Hasan, pemerintahan distrik adalah kepanjangan tangan pemerintah kabupaten dan kepala distrik mempunyai kewajiban memimpin penyelenggaraan pemerintahan dan memberikan pelayanan umum ke masyarakat yang ada di distrik. “Untuk itu, kepala distrik diharapkan bisa bekerja dengan baik,” katanya.

Orang nomor satu di Kaimana menjelaskan, yang terjadi di Distrik Yamor yakni kepala distrik selama ini berhalangan ada di distrik, sehingga pelayanan itu menjadi terhambat. 

“Karena berkaitan dengan pelayanan itu, ada konsekuensi-konsekuensi pembiayaan yang harusnya ada dan dipergunakan di kantor distrik dalam menyelenggarakan roda pemerintahan,” terangnya.

“Jadi boleh dibilang, pelayanan itu hampa, itu yang menyebabkan masyarakat itu merasa kecewa. Jadi kekecewaan masyarakat terhadap pelayanan Distrik ini saya anggap wajar,” kata Hasan menambahkan. 

Hasan juga mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaimana juga akan mencoba untuk memperjuangkan ke pemerintah provinsi maupun pusat untuk melengkapi insfrastruktur pemerintahan distrik. 

“Sebab tidak mungkin menempatkan orang di distrik tanpa ada fasilitas perumahan dan sarana prasarana lain, guna memberikan rasa aman bagi pegawai yang bertugas di sana (Distrik Yamor),” jelasnya.

Menurut Hasan, masyarakat di Kabupaten Kaimana pada hakekatnya sangat antusias terhadap pemerintahan, tetapi dihadapkan berbagai kendala dan keterbatasan. Hal inilah yang menyebabkan sehingga layanan pemerintahan tak bisa optimal.

“Seperti di Yamor, kami menghadapi kendala transportasi darat, disebabkan karena rusaknya ruas jalan yang menuju ke Yamor,” jelas Hasan.

Namun menurut Hasan, persoalan jalan ini sebenarnya sudah diusahakan ada perbaikan dari pemerintah provinsi.

“Tapi kemarin menjadi kendala karena pembiayaan tak tersedia, sehingga tak dapat dilakukan. Tapi mudah-mudahan di tahun 2026 ini, ruas jalan itu dapat terbangun kembali,” jelasnya. 

Sedangkan terkait pergantian kepala distrik, kata Hasan, diusahakan dalam waktu dekat. “Sehingga diharapkan roda pemerintahan dapat berjalan optimal. Selanjutnya, terkait harapan agar kepala diatrik bisa berasal dari putra daerah setempat, tentu akan menjadi perhatian,” terangnya.

Dalam kesempatan ini, Hasan juga menjelaskan berkaitan hasil test CPNS formasi tahun 2021 yang baru diumumkan, dimana hasilnya itu tidak mencerminkan keterwakilan dari Distrik Yamor dan Etna.

“Hasil CPNS itu semuanya bergantung dari hasil seleksi karena tidak ada intervensi dari pemerintah daerah dalam menentukan kelulusan, melainkan semua bergantung dari peserta seleksi itu sendiri,” jelasnya. 

“Kami memang tak mempunyai suatu model untuk bisa mengakomodir Yamor dan Etna, sehingga seolah-olah terlihat bahwa keterwakilan itu lebih didominasi oleh orang-orang dari Teluk Arguni, Kambrauw, Mairasi dan Buruway,” paparnya.

Orang nomor satu di Kaimana ini juga mengaku dirinya menyadari betul bahwa berkaitan dengan rasa keadilan ini memang harus dilakukan upaya yang sungguh-sungguh, agar semua bisa memiliki kesempatan untuk berpartisipasi di dalam jabatan-jabatan pemerintahan. ***(Yosias Wambrauw)

Artikel ini telah dibaca 71 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

DPRK Kaimana Terima Dokumen KUA dan PPAS TA 2026

21 January 2026 - 15:20 WIT

SAR Kaimana Ingatkan Masyarakat Perhatikan Kondisi Cuaca Jika Ingin Melaut

21 January 2026 - 13:07 WIT

Penjelasan Bupati Kaimana soal PPPK Paruh Waktu dan 546 CPNS Honorer

20 January 2026 - 11:32 WIT

Siap-Siap Kena Sanksi, Jika Penggunaan Dana Desa Tak Dipublikasikan

19 January 2026 - 11:47 WIT

Arus Balik Nataru, 2.819 Penumpang Kapal Pelni Turun di Kaimana

14 January 2026 - 09:55 WIT

Tahun 2026, Dana Desa di Kaimana Berkurang 60 Persen

13 January 2026 - 13:05 WIT

Trending di KABAR PAPUA BARAT