Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 10 Jan 2026 19:42 WIT

Secangkir Cerita dari Komoke Nabire


					Kedai Kopi Kamoke Nabire  yang menyajikan kopi dan literasi. Foto: Agies Pranoto/KabarPapua.co Perbesar

Kedai Kopi Kamoke Nabire yang menyajikan kopi dan literasi. Foto: Agies Pranoto/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Nabire– Di tengah deru mesin kendaraan dan hiruk-pikuk pusat Kota Nabire, sebuah sudut tenang di Jalan Merdeka mulai mencuri perhatian. Bukan sekadar tempat nongkrong dengan desain minimalis yang menjamur, Kedai Kopi Komoke hadir menawarkan sesuatu yang lebih dalam: sebuah pelarian bagi jiwa yang rindu akan ketenangan dan ilmu.

Lebih dari Sekadar Kafein

Begitu melangkah masuk, pengunjung tidak hanya disambut oleh aroma roasted bean yang kuat atau desis mesin espreso. Mata akan langsung dimanjakan oleh jajaran rak kayu yang menjulang tinggi, menampung ribuan koleksi buku yang tertata apik.

Mulai dari deretan sastra klasik yang melegenda, buku pengembangan diri, hingga novel grafis yang jenaka, semuanya tersedia di sana. Suasana ini menciptakan harmoni unik; seolah setiap kepulan uap kopi membawa pengunjung masuk ke dalam barisan kata yang ada di genggaman.

Bagi Hanum, sang pengelola kedai, Komoke adalah jawaban atas kegelisahannya melihat budaya literasi yang kian tergerus oleh distraksi layar gawai. Ia ingin menghidupkan kembali keasyikan membaca yang perlahan mulai luntur.

“Kami ingin menciptakan ruang yang berbeda. Sebuah tempat di mana orang merasa nyaman meletakkan ponsel mereka sejenak, lalu kembali menemukan keasyikan membalik halaman buku sambil menikmati secangkir kopi berkualitas,” ungkap Hanum dengan nada penuh harap.

Salah satu sudut Kedai Kopi Kamoke Nabire yang menyajikan kopi dan literasi. Foto: Agies Pranoto/KabarPapua.co

Ruang Bertumbuh

Komoke tidak membatasi diri sebagai tempat membaca di tempat saja. Memahami kebutuhan para kutu buku, kedai ini juga menerapkan sistem pinjam buku yang memungkinkan cerita yang dimulai di kedai berlanjut hingga ke rumah. Kedai kopi ini pun menyediakan koleksi bagi pengunjung yang ingin memiliki literasi tersebut selamanya.

Kehadiran Komoke membuktikan bahwa kopi dan buku adalah pasangan abadi. Di sini, segelas kopi bukan sekadar minuman penghalau kantuk, melainkan kawan setia dalam mengarungi ribuan baris cerita.

Bagi Anda yang merindukan ketenangan atau sekadar ingin “menghilang” sejenak dari rutinitas akhir pekan, Kedai Kopi Komoke di Jalan Merdeka siap menjadi rumah kedua yang hangat bagi pikiran Anda. *** (Agies Pranoto)

Artikel ini telah dibaca 114 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wujudkan Kemerdekaan Energi, PLN Resmikan Aliran Listrik 24 Jam di Kampung Sum Fakfak

30 July 2026 - 20:30 WIT

CIMB Niaga Hadirkan Pengalaman OCTO di Halte GBK dan Beragam Solusi Digital

30 July 2026 - 15:42 WIT

Sambut HUT Ke-81 RI, 1.203 Pelanggan di Tanah Papua Nikmati Promo Tambah Daya PLN

29 July 2026 - 20:22 WIT

Fit and Proper Test Komisaris dan Direksi Baru Bank Papua Masih Tertunda

29 July 2026 - 17:02 WIT

MyPertamina Futsal Competition 2026 Sukses Digelar, Pertamina Dorong Lahirnya Talenta Muda Berprestasi

27 July 2026 - 13:03 WIT

13 Tahun Berteman Pelita dan Teror Hewan Liar, Rumah Karyo Kini Benderang Berkat Light Up The Dream PLN

25 July 2026 - 09:37 WIT

Trending di BISNIS