Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PUNCAK · 6 Jan 2026 23:18 WIT

Pemkab Puncak Apel Perdana, Ingatkan Disiplin ASN hingga Perdamaian di Kwamki Narama


					Apel perdana ASN di Pemkab Puncak. Foto: Diskominfo Puncak Perbesar

Apel perdana ASN di Pemkab Puncak. Foto: Diskominfo Puncak

KABARPAPUA.CO, Ilaga- Pemerintah Kabupaten Puncak menggelar apel perdana tahun 2026 yang dipimpin oleh Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Puncak, Nenu Tabuni, di halaman Kantor Bupati Puncak, Ilaga, Senin 5 Januari 2026.

Sekda Nenu menyoroti dua isu krusial: penuntasan konflik sosial di Kwamki Narama dan evaluasi kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN).

Upaya Damai Perang Suku

 Nenu Tabuni menyerukan penghentian pertikaian antara Kubu Dang dan Kubu Newegalen di Kwamki Narama yang telah berlangsung sejak November 2025. Konflik yang dipicu persoalan keluarga ini dilaporkan telah mengakibatkan 10 orang meninggal dunia, dengan jumlah korban lima orang dari masing-masing kubu.

“Pemerintah sudah sepakat bahwa perdamaian harus segera dilakukan. Karena jumlah korban sudah seimbang (lima dibanding lima), kami harap kedua belah pihak bisa menerima langkah perdamaian ini. Tidak boleh ada lagi korban tambahan,” tegas Nenu Tabuni usai memimpin apel gabungan ASN, TNI, dan Polri tersebut.

Sebelumnya upaya mediasi telah dilakukan bersama Kapolda Papua Tengah dan Gubernur Papua Tengah, namun belum mencapai kesepakatan. Pasca-apel ini, Sekda dijadwalkan bertolak ke Timika untuk berkoordinasi dengan Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Mimika guna menuntaskan proses negosiasi.

Di sisi lain, Nenu Tabuni mengungkapkan kekecewaannya terhadap rendahnya kehadiran pegawai dalam apel perdana tahun ini. Ia menegaskan akan ada konsekuensi bagi ASN yang sengaja menunda waktu kembali ke tempat tugas.

“Saya tegaskan kepada seluruh ASN yang masih berada di luar daerah untuk segera kembali ke Ilaga dan melaksanakan tugas. Jika instruksi ini diabaikan, kami akan memberlakukan sanksi tegas sesuai dengan aturan kepegawaian yang berlaku,” ujarnya.

Apel perdana ini diharapkan menjadi momentum bagi seluruh jajaran pemerintahan di Kabupaten Puncak untuk meningkatkan pelayanan publik serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut sepanjang tahun 2026. *** (Diskominfo Puncak)

Artikel ini telah dibaca 106 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Bupati Puncak Serahkan DPA Perubahan TA 2026, Tekankan Kreativitas di Tengah Efisiensi Anggaran

29 October 2026 - 13:49 WIT

Bupati Puncak Usulkan Percepatan Pembangunan Daerah 3T ke Setwapres RI

20 October 2026 - 09:51 WIT

Seruan Ketua Sinode GKII Papua Tengah: Hentikan Pertikaian, Rawat Persaudaraan

18 October 2026 - 21:33 WIT

Ketua TP PKK Kabupaten Puncak Raih Penghargaan Nasional ILMA 2026

18 October 2026 - 20:43 WIT

Pemkab Puncak Gandeng Universitas Sugeng Hartono Solo, Siapkan Generasi Emas Papua

18 October 2026 - 20:12 WIT

Aksi Tanggap Geo-Iklim Bawa Bupati Puncak Raih Penghargaan Nasional

18 October 2026 - 19:33 WIT

Trending di KABAR PUNCAK