Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 21 Nov 2025 00:36 WIT

Papua Dorong Pemanfaatan Energi Air untuk EBT, Contoh Suksesnya PLTS Terapung Cirata


					PLTS terapung Cirata di Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Foto: Katharina/Kabarpapua.co Perbesar

PLTS terapung Cirata di Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. Foto: Katharina/Kabarpapua.co

KABARPAPUA.CO, Purwakarta– Tanah Papua terus mengembangkan energi baru terbarukan (EBT) dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alamnya, salah satunya pemanfaatan energi air.  Sejumlah daerah berpotensi untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan energi dari air, di antaranya daerah Amai, Mamberamo Raya dan Kali Digoel.

Assistant Manager Komunikasi dan Manajemen Stakeholder PT PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat (UIWPB) Imam Alhakim menjelaskan dari 372 sistem isolated dan 8 sistem besar yang 190-an diantaranya merupakan pembangkit EBT.

“Bahkan sesuai dengan RUPTL PLN pada 2025 hingga 2034,  sebanyak 59 pembangkit menggunakan EBT.  Kami berharap pengembangan PLTS seperti PLTS Terapung Cirata dapat  dioptimalkan di Papua dengan penyesuaian karakteristik dan kontur alam Papua,” jelas Imam kepada wartawan di sela-sela media visit bersama 19 jurnalis dari Tanah Papua ke PLTS Terapung Cirata, Kamis 20 November 2025.

Plant Manager PLTS Terapung Cirata, Kirjono Mudiarto menyampaikan PLTS Terapung Cirata merupakan pembangkit tenaga surya terbesar di Indonesia, termasuk terbesar di Asia Tenggara, dan ketiga terbesar di dunia.

PLTS terapung Cirata di Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat.
Foto: Katharina/Kabarpapua.co

PLTS Terapung Cirata memiliki kapasitas 192 MWp dengan total 49 inverter, dan diharapkan model pengembangan tersebut dapat direplikasi di berbagai daerah di Indonesia.

“PLTS terapung Cirata merupakan pembangkit joint venture antara Pemerintah Indonesia dan Uni Emirat melalui Joint Venture Company PT PMSE yang  mana induknya adalah PT PLN (Persero),” katanya.PLTS Terapung Cirata terinterkoneksi  dengan sistem Jawa-Madura-Bali dan merupakan sistem kelistrikan terbesar di Indonesia. *** (Katharina)

Artikel ini telah dibaca 36 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

PT PLN IP UBP Holtekamp Laksanakan Apel Bulan K3 Nasional 2026

21 January 2026 - 23:16 WIT

Kembangkan Kakao Berkelanjutan, Pemkab Kepulauan Yapen Gandeng Investor

21 January 2026 - 13:28 WIT

PELNI Nabire Antisipasi Super Flu di Jalur Laut

19 January 2026 - 22:47 WIT

Program MBG Tingkatkan Ekonomi Peternak Ayam Lokal di Kepulauan Yapen

19 January 2026 - 20:21 WIT

Cafe Repot, Ruang Kreatif Anak Muda Yapen Berkonsep Kolaborasi Lokal

18 January 2026 - 19:08 WIT

Pelni Serui Layani 6.770 Penumpang Selama Mudik Nataru 2025-2026

15 January 2026 - 21:06 WIT

Trending di BISNIS