Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 7 Nov 2025 11:56 WIT

Tokoh Intelektual Jayawijaya Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu Penolakan Militer Non Organik


					Tokoh intelektual Jayawijaya, Sem Kogoya. (IST) Perbesar

Tokoh intelektual Jayawijaya, Sem Kogoya. (IST)

KABARPAPUA.CO, Wamena – Tokoh intelektual Jayawijaya Sem Kogoya, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tak mudah terprovokasi pihak-pihak yang berusaha memanfaatkan isu penolakan penempatan militer non organik di wilayah Jayawijaya. 

Sem menegaskan, aspirasi masyarakat terkait penolakan militer non organik sudah disampaikan secara resmi melalui jalur konstitusional, baik di tingkat DPRD Kabupaten Jayawijaya, DPR Provinsi Papua Pegunungan, hingga DPR RI di Jakarta. 

Sem meminta seluruh masyarakat, terutama generasi muda dan kelompok forum penolakan, untuk menghormati proses yang sedang berjalan dan tidak menggelar aksi lanjutan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas di wilayah Kabupaten Jayawijaya.

“Saya harap adik-adik saya dan seluruh masyarakat Jayawijaya tetap tenang. Tak perlu ada aksi demo lanjutan karena aspirasi sudah diterima secara resmi oleh lembaga-lembaga perwakilan rakyat. Mari kita kawal bersama dan jangan beri ruang bagi pihak yang ingin memanfaatkan situasi untuk membuat kekacauan di Wamena,” terang Sem, Kamis, 6 November 2025.

Menurut Sem, pernyataan ini muncul di tengah informasi bahwa terdapat upaya dari kelompok tertentu yang berencana mengambil alih isu penolakan militer non organik dari forum masyarakat sebelumnya. 

Untuk itu, Sem menilai, langkah itu berpotensi menimbulkan aksi lanjutan berskala besar yang justru dapat memperkeruh situasi dan mencederai aspirasi masyarakat Jayawijaya yang telah disampaikan secara damai.

Sem menekankan, menjaga ketertiban dan kedamaian di Jayawijaya adalah tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. “Kita jangan mau dimanfaatkan pihak yang ingin menunggangi isu ini untuk kepentingan lain. Wamena harus tetap aman dan damai,” katanya. ***(Advertorial)

Artikel ini telah dibaca 133 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Hari Ketiga Operasi Patuh Cartenz 2026, Polres Kepulauan Yapen Jaring 49 Kendaraan

29 October 2026 - 23:28 WIT

Yonif TP 909 KRP Pererat Silaturahmi dengan Jemaat Gereja Alfa-Omega Panduami

29 October 2026 - 22:45 WIT

Warga Sipil Ditikam di Dekai, Keterlibatan KKB Diselidiki

28 October 2026 - 20:31 WIT

Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kapolres Kepulauan Yapen Ajak Pemuda Jaga Persatuan

28 October 2026 - 19:57 WIT

Polisi Tangkap Terduga Penganiayaan Bule Belanda di Manokwari

28 October 2026 - 16:12 WIT

Sasar Pelanggaran Lalu Lintas, Polres Waropen Gelar Operasi Patuh Cartenz 2026

27 October 2026 - 21:12 WIT

Trending di PERISTIWA