Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

BISNIS · 20 Oct 2025 21:55 WIT

12 Titik Distribusi Avtur Tersebar untuk Layani Penerbangan di Papua hingga Maluku


					12 Titik Distribusi Avtur Tersebar untuk Layani  Penerbangan di Papua hingga Maluku Perbesar

KABARPAPUA.CO, Papua- Di Papua dan Maluku yang luas, pesawat menjadi moda transportasi andalan untuk mobilitas masyarakat, serta pengirman logistik. Tidak heran, ketersediaan bahan bakar pesawat menjadi sangat krusial.

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku mengemba amanah besar menyediakan Avtur. Saat ini Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Pertamina setidaknya melayani 12 bandara utama yang tersebar di Papua dan Maluku.

“Kehadiran Pertamina Patra Niaga adalah untuk melayani energi, yang kemudian berdampak pada lancarnya mobilitas masyarakat serta lancarnya logistik yang melalui jalur udara. Kami yang akan menjaga distribusi dan adanya bahan bakar setiap hari di bandara-bandara tersebut,” terang Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo.

Pemenuhan Avtur ke 12 bandara ini tidak mudah. Pertamina Patra Niaga mengatur rute suplai yang efektif, mulai dari terminal utamanya di Ambon, lalu terbagi menjadi 2 rute distribus Avtur yakni jalur utara dan jalur selatan.

Jalur utara mencakup pengirima dari Ambon ke bandara Sorong – Biak – Jayapura dengan waktu distribusi 14 hari, serta pemenuhan Avtur di dari Ambon ke bandara di Ternate – Manokwari – Nabire – Serui dengan waktu distribusi 13 hari.

Sedangkan jalur selatan, pengiriman dari Ambon ke bandara Fak Fak – Saumlai – Merauke – Dobo – Tual dengan total waktu distribusi mencapai 15 hari. Rute terakhir pengiriman dari Ambon ke bandara Bula – Kaimana – Timika dengan waktu distribusi keseluruh bandara tersebut mencapai 12 hari.

“Lama waktu distribusi itu hanya perjalanan kapalnya saja, sampai ke DPPU masih dilanjutkan dengan mobil tanki. Tantangan lain ada, misalkan ke Timika dan Merauke, kapal harus menyesuaikan waktu sandar sesuai pasang surut muara sungai. Tapi ini menjadi tugas kami, dan kami berkomitmen menjaga ketersediaan Avtur untuk layanan penerbangan di Papua dan Maluku,” tukas Awan.

Selain di bandara umum, Pertamina Patra Niaga juga menyalurkan Avtur untuk pesawat-pesawat tertentu, seperti pesawat pengangkut BBM ke wilayah 3T untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat di pelosok. *** (rilis)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

BRI Private Hadirkan Layanan Premium Medical Check Up untuk Kesehatan Anda

23 September 2026 - 17:47 WIT

Sinergi Amankan Obvitnas, PLN UP3 dan Polres Fakfak Perkuat Kolaborasi Strategis

23 September 2026 - 14:45 WIT

Beli Tiket Pestapora 2026, Bisa Dicicil 0% dengan BRI Kartu Kredit

23 September 2026 - 14:01 WIT

Sinergi PLN dan DEN, Perkuat Ketahanan Energi dan Keandalan Listrik di Tanah Papua

22 September 2026 - 22:58 WIT

Bikin Ketagihan, Seharian di Blok M Hub Bareng BRIZZI x ARKIV

21 September 2026 - 00:10 WIT

Merajut Kehidupan Laut Jayapura, Mengubah Abu FABA Menjadi Surga Biota

18 September 2026 - 19:32 WIT

Trending di BISNIS