Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

PERISTIWA · 29 Sep 2025 11:12 WIT

Pemkab Jayapura Fokus Pengembangan 32 Destinasi Wisata


					Tarian Isosolo yang menjadi primadona di FDS XVI Tahun 2024. (Ist) Perbesar

Tarian Isosolo yang menjadi primadona di FDS XVI Tahun 2024. (Ist)

KABARPAPUA.CO, Sentani– Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sekaligus Pembinaan Kelompok Sadar Wisata, di Hotel Grand Alison, Senin 29 September 2025.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten I Setda Kabupaten Jayapura, Gilbert R. Yakwart  yang menekankan pentingnya kerja nyata dalam pengembangan pariwisata. “Hari ini, yang lama biarlah berlalu. Fokus kita pada kepemimpinan saat ini dan hasil kerja nyata. Percayakan kepada kami untuk memaksimalkan potensi pariwisata,” ujar Gilbert.

Gilbert menyebut Kabupaten Jayapura memiliki 32 destinasi wisata yang mulai dikembangkan, dan menekankan perlunya komunikasi aktif dengan kelompok sadar wisata agar pengelolaan destinasi berjalan optimal. “Satu tahun ke depan kita akan evaluasi progresnya. Kegiatan ini menjadi acuan agar seluruh potensi destinasi bisa dimanfaatkan maksimal,” tambahnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, menegaskan pengembangan destinasi tidak hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga manajemen pengelolaan. “Kita akan mendampingi pengelola destinasi, termasuk kepala kampung, agar kelompok sadar wisata segera terbentuk dan terus dibina. Pariwisata harus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat,” jelas Elisa.

Dari 32 destinasi, baru 7 yang mendapat perhatian khusus. Pemerintah daerah berkomitmen mengoptimalkan seluruh destinasi agar menjadi contoh bagi lokasi wisata lain, sekaligus meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan daerah.

Pelatihan ini diikuti puluhan peserta dari berbagai distrik, termasuk pelaku usaha kreatif, pengelola destinasi, dan perwakilan Pokdarwis. *** (red)

Artikel ini telah dibaca 46 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Tim SAR Masih Mencari Lima Orang dari Tenggelamnya Perahu Ketinting POB di Muara Betcbamu Asmat

6 September 2026 - 21:14 WIT

Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres Waropen Gencarkan Patroli Blue Light

5 September 2026 - 22:13 WIT

DPO Penembakan di Puncak Tertangkap, Terancam 20 Tahun Penjara

4 September 2026 - 15:04 WIT

Bawa Ganja Jalur Laut, Penumpang Kapal Ditangkap Satresnarkoba Polres Kepulauan Yapen

3 September 2026 - 13:38 WIT

Sarang KKB di Yahukimo Digerebek, 4 Anggota Batalyon Eden Sawi Tewas Ditembak

2 September 2026 - 19:36 WIT

Pomdam XVII Cenderawasih Perkuat Disiplin Prajurit Lewat Sosialisasi Safety Riding dan Safety Driving

2 September 2026 - 12:40 WIT

Trending di PERISTIWA