Menu ✖

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA BARAT · 30 Sep 2025 22:15 WIT

Komisioner Bawaslu Kaimana: Miliki Pemahaman Sama Terhadap Tugas dan Tanggungjawab


					Komisioner Bawaslu Kaimana, Abdul Malik Furu saat menyampaikan sambutannya. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw) Perbesar

Komisioner Bawaslu Kaimana, Abdul Malik Furu saat menyampaikan sambutannya. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)

KABARPAPUA.CO, Kaimana – Komisioner Bawaslu Kabupaten Kaimana Papua Barat, Abdul Malik Furu menyebut, penguatan kelembagaan menjadi sangat penting dalam rangka menyiapkan Fondasi yang kokoh bagi pelaksanaan tugas-tugas pengawasan pada tahapan berikutnya.

Hal itu disampaikanya saat memberikan sambutan di pembukaan kegiatan Penguatan Kelembagaan yang digelar Bawaslu Kaimana di Grand Papua Papua Hotel, Selasa, 30 September 2025.

“Kita ingin memastikan bahwa seluruh jajaran Bawaslu memiliki pemahaman yang sama terhadap tugas, wewenang dan tanggungjawab. Memiliki integritas yang kuat serta mampu bekerja secara professional dan berkeadilan,” sebutnya.

Menurut Malik, masa non tahapan seperti saat ini menjadi momentum evaluasi, refleksi dan inovasi.

Dimulai dari mengevaluasi pelaksanaan pengawasan tahapan pemilu dan pemilihan yang telah dilalui, hingga merefleksi apa saja yang menjadi kekuatan, kelemahan, tantangan maupun peluang yang bisa diantisipasi.

“Kita inovasikan pendekatan pengawasan, pemanfaatan teknologi informasi serta strategi komunikasi publik yang lebih efektif,” katanya.

Paskalis Semunya dan Ismael Watora anggota MRPB (kanan) yang hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini. (KabarPapua.co/Yosias Wambrauw)

Masih lanjutnya, sebagai lembaga pengawas pemilu yang independen, kedribilitas dan kepercayaan publik adalah modal utama. Oleh karena itu, penguatan kelembagaan juga mencakup upaya membangun tata kelola yang akuntabel, transparan dan partisipatif.

“Kami perlu terus menjalin sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, baik itu pemerintah daerah, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat sipil, media, akademisi dan masyarakat sebagai subjek utama dalam. Pengawasan partisipatif,” tegasnya.

Dirinya berharap, melalui kegiatan ini akan lahir semangat baru dalam tubuh kelembagaan yakni semangat untuk terus belajar, berbenah dan memperkuat soliditas organisasi.

“Sehingga ketika tahapan pemilu dan pemilihan dimulai, kita benar-benar siap secara kelembagaan, sumberdaya manusia, maupun dari sisi strategi Pengawasan yang adaptif dan responsif terhadap dinamika demokrasi,” tutupnya. ***(Yosias Wambrauw)

Artikel ini telah dibaca 119 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Musda V Golkar Mimika, Willem Wandik: “Mimika Tetap Basis Golkar, Pertahankan Kemenangan”

20 September 2026 - 10:20 WIT

Rian Hendrik: “Kunjungan ke Ansus, Sekaligus Pantau Perbaikan Jalan”

19 September 2026 - 23:19 WIT

Dukung Pembangunan BUMKamp Kabuena, Tonny Tesar Salurkan Bantuan 20 Sak Semen

2 September 2026 - 18:21 WIT

Rian Hendrik Serap Aspirasi Warga Roswari, Soroti Air Bersih dan Infrastruktur

28 August 2026 - 20:45 WIT

Rian Hendrik Serap Aspirasi Pengemudi Ojek dan Moteres di Kawasan Cina Tua, Serui, Kepulauan Yapen

23 August 2026 - 10:06 WIT

HUT Ke-81 RI di Nusawani, Kepala Distrik Dorong Perhatian Pembangunan hingga Pelosok

19 August 2026 - 07:41 WIT

Trending di POLITIK