Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 18 Sep 2025 23:30 WIT

DPR Papua Bahas Perubahan APBD 2025: Fokus 5 Prioritas Pembangunan


					Rapat paripurna DPR Papua berasma Pemprov Papua membahas APBD Perubahan 2025. Foto: Imelda/KabarPapua.co Perbesar

Rapat paripurna DPR Papua berasma Pemprov Papua membahas APBD Perubahan 2025. Foto: Imelda/KabarPapua.co

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua bersama Pemerintah Provinsi Papua menggelar rapat paripurna  membahas Rancangan Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025. 

Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai menyampaikan  perubahan APBD dilakukan sesuai amanat Pasal 161 ayat (2) PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. 

Perubahan ini mencerminkan respons terhadap perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi awal, kebutuhan pergeseran anggaran, pemanfaatan sisa anggaran tahun sebelumnya (Silpa), serta penyesuaian akibat keadaan darurat.

Dalam struktur perubahan APBD 2025, pendapatan daerah mengalami penurunan sebesar Rp172,1 miliar, dari Rp2,58 triliun menjadi Rp2,40 triliun. Sementara itu, belanja daerah meningkat Rp167,4 miliar, dari Rp2,76 triliun menjadi Rp2,93 triliun. Akibatnya, APBD Papua mengalami defisit sebesar Rp339,67 miliar.

Defisit tersebut ditutupi melalui pembiayaan daerah yang bersumber dari Silpa tahun 2024 sebesar Rp481,08 miliar dan pencairan dana cadangan sebesar Rp44 miliar. 

“Dengan demikian, penerimaan pembiayaan meningkat menjadi Rp525,08 miliar,” jelas Denny Bonai.

Ia juga meminta alat kelengkapan dewan dan fraksi-fraksi untuk mencermati secara seksama rencana pencairan dana cadangan agar penggunaannya sesuai dengan ketentuan dalam Perdasi Nomor 5 Tahun 2014.

Sementara itu,  Penjabat Gubernur Papua, Agus Fatoni, melalui Pj Sekda Suzana Wanggai menyebutkan Raperdasi Perubahan APBD 2025 tetap berpedoman pada tema pembangunan daerah tahun ini.

“Peningkatan SDM Berkarakter Berbasis Ekonomi Inklusif sebagai Modal Dasar Transformasi Pembangunan Papua,” ujarnya.

Rapat paripurna DPR Papua berasma Pemprov Papua membahas APBD Perubahan 2025.
Foto: Imelda/KabarPapua.co

Dia merinci 5 prioritas pembangunan yang diakomodasi dalam APBD-P 2025:

  1. Peningkatan kualitas dan pemerataan SDM di bidang pendidikan dan kesehatan
  2. Pertumbuhan ekonomi inklusif berbasis kearifan lokal
  3. Percepatan pembangunan infrastruktur
  4. Peningkatan keamanan dan ketertiban
  5. Perbaikan tata kelola pemerintahan

Melalui penyusunan raperdasi ini menjadi momentum strategis untuk memastikan keberlanjutan pembangunan Papua yang adil, transparan, dan akuntabel. Rapat paripurna ini diharapkan menghasilkan persetujuan bersama atas perubahan APBD 2025, sehingga program prioritas dapat segera dijalankan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua secara menyeluruh. *** (Imelda)

Artikel ini telah dibaca 93 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wagub Aryoko: Pelaksanaan MBG di Papua Tak Bisa Dilakukan Biasa-biasa saja

23 January 2026 - 15:34 WIT

Tim Penggerak Percepatan Pembangunan Dilantik, Gubernur Papua: Hadirkan Solusi Berdampak

15 January 2026 - 10:38 WIT

Hearing Center Hadir di RSUD Jayapura

9 January 2026 - 13:49 WIT

7 Regulasi Non-APBD 2026 Siap Ditetapkan untuk Pembangunan Inklusif Papua

9 January 2026 - 12:27 WIT

Perkuat Akuntabilitas, Gubernur Papua Serahkan DPA ke OPD

5 January 2026 - 18:04 WIT

Gubernur Papua Dorong ASN Tingkatkan Disiplin, Kinerja, dan Pelayanan Publik

5 January 2026 - 17:35 WIT

Trending di KABAR PAPUA