Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 3 Sep 2025 12:00 WIT

Gubernur Papua Tengah Yakinkan Anak Muda Bisa Maju Tanpa Kehilangan Akar Budayanya


					Pelajar dari kabupaten di Provinsi Papua Tengah yang mengikuti Festival Budaya Pelajar Papua Tengah. Foto: Humas PPT Perbesar

Pelajar dari kabupaten di Provinsi Papua Tengah yang mengikuti Festival Budaya Pelajar Papua Tengah. Foto: Humas PPT

KABARPAPUA.CO, Nabire– Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa mendorong para generasi muda di daerahnya menjadi duta budaya Papua Tengah.

Caranya, para pelajar diajak untuk menjaga dan mencintai budaya leluhur, serta memanfaatkan teknologi modern untuk memperkenalkan tifa, noken, tari, dan kriya Papua Tengah ke dunia internasional. 

“Kalian adalah Duta Budaya Papua Tengah. Dari tangan kalianlah masa depan budaya kita ditentukan. Jangan pernah minder menjadi orang Papua. Tunjukkan pada dunia bahwa anak Papua bisa maju tanpa kehilangan akar budayanya,” katanya tegas.

Dirinya juga mengapresiasi  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, para guru, panitia, serta semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan Festival Budaya Pelajar dan Pemeran Kriya yang baru pertama kali dilaksanakan di Provinsi Papua Tengah 

“Kehadiran dan partisipasi kalian (pelajar) adalah bukti nyata bahwa Papua Tengah memiliki generasi penerus yang siap membawa perubahan,” ujar Meki Nawipa.

Lantunan musik dan gerak tari seakan menegaskan bahwa Papua Tengah tidak sekadar menjaga warisan leluhur, tetapi juga merawatnya agar tetap relevan di era modern.

Ketua Panitia Festival, Thomas Zonggonau, menjelaskan bahwa festival ini merupakan bagian dari program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah.

Tujuannya tak hanya menampilkan karya seni, tetapi juga menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap budaya lokal.

“Kami ingin mendorong siswa dan guru untuk lebih tekun mengembangkan pembelajaran ekstrakurikuler, khususnya budaya Papua Tengah. Ada lomba tari tradisional dan seni kriya, dengan hadiah pembinaan bagi para juara,” ujarnya.

Festival ini melibatkan pelajar SMA dan SMK dari delapan kabupaten, menjadikannya ajang bertemu, berkompetisi sehat, sekaligus merayakan keragaman dalam satu semangat bersama. *** (Rilis)

Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Percepat Transformasi Digital, Pemprov Papua Tengah Bagikan Laptop kepada Pelajar

21 January 2026 - 23:38 WIT

Ringankan Beban Ekonomi, Dinsos Dogiyai Serahkan Bantuan untuk Warga

20 January 2026 - 07:15 WIT

Wagub Papua Tengah Instruksikan OPD Kooperatif dan Transparan Hadapi Pemeriksaan BPK

19 January 2026 - 12:50 WIT

Papua Tengah Waspada Super Flu, Masyarakat Diminta Segera Lapor Jika Bergejala

14 January 2026 - 17:31 WIT

Fesmed I di Tanah Papua Dibuka, Pemprov Papua Tengah: Media Mampu Angkat Sisi Positif Daerah

13 January 2026 - 22:59 WIT

Sinergi dalam Doa: Potret Kebersamaan ASN Papua Tengah di Setiap Awal Bulan

13 January 2026 - 14:34 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH