Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA TENGAH · 29 Jul 2025 18:43 WIT

Diskominfo Papua Tengah Gelar Penguatan Ekosistem Siber dan Sandi


					Diskominfo Provinsi Papua Tengah menggelar pembinaan penguatan ekosistem  siber dan sandi di Pemerintah Provinsi setempat, Selasa, 29 Juli 2025. Foto: Humas PPT Perbesar

Diskominfo Provinsi Papua Tengah menggelar pembinaan penguatan ekosistem siber dan sandi di Pemerintah Provinsi setempat, Selasa, 29 Juli 2025. Foto: Humas PPT

KABARPAPUA.CO, Nabire- Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Papua Tengah menggelar pembinaan penguatan ekosistem  siber dan sandi di Pemerintah Provinsi setempat, Selasa, 29 Juli 2025.

Pembinaan melibatkan para Kepala Diskominfo se-Provinsi Papua Tengah yang berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah. Kegiatan ini  berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2016, Perpres Nomor 53  Tahun  2017, serta Peraturan Gubernur Papua Tengah Nomor 40 Tahun 2024, tentang Pengelolaan Pelayanan Informasi Publik dan Dokumentasi.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Sumber Daya Manusia, dan Pengembangan Otsus, Ukkas, S.Sos,Mkp., mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menyebutkan, kegiatan diselenggarakan guna menjadi  bukti negara hadir dalam menjaga kedaulatan ruang siber dari pusat hingga daerah.

“Saat ini,  hampir semua sektor kehidupan bergantung pada teknologi informasi, termasuk dalam pelayan publik. Namun dibalik itu ada hal yang menjadi ketakutan yakni kebocoran data,” katanya.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Sumber Daya Manusia, dan Pengembangan Otsus, Ukkas, S.Sos,Mkp., mewakili Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa

Ia menambahkan, persandian dan keamanan siber sangat diperlukan.  Pemerintah dituntut untuk dapat mengamankan ruang digital  terlebih pada  pelayanan publik  dan pengelolaan data.

“Banyak kejahatan siber yang berdampak pada kehidupan, mulai dari penipuan, bahkan pemerasan, apalagi di sistem pemerintahan saat ini adanya Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang  tata kelola berbasis elektronik. Inilah pentingnya ilmu yang kita dapat hari ini,” jelasnya.

Ia berharap dengan pembinaan tersebut, para sumber daya manusia dapat mengoptimalisasikan keamanan siber serta mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan.

Kegiatan menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya BSSN  (Badan Siber dan Sandi Negara) Pusat. *** (Humas PPT)

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Gubernur Papua Tengah Lantik Lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

14 September 2026 - 20:09 WIT

Gubernur Papua Tengah Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

13 September 2026 - 17:06 WIT

Waket II DPRP Papua Tengah Apresiasi Kunker Gubernur Meki Nawipa ke Dogiyai dan Deiyai

13 September 2026 - 16:40 WIT

Inilah Sektor Utama yang Disentuh Kunker Gubernur Papua Tengah di Deiyai

8 September 2026 - 15:58 WIT

Disambut Hangat Masyarakat Dogiyai, Berikut Jadwal Kunker Gubernur Papua Tengah

7 September 2026 - 12:16 WIT

Pejabat ASN Asal Deiyai Gelar Rakor Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

5 September 2026 - 18:05 WIT

Trending di KABAR PAPUA TENGAH