Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR PAPUA · 22 Jul 2025 17:48 WIT

Komisi II DPR Papua Siap Tindak Tegas Peredaran Beras Oplosan


					Ketua Komisi II DPR Papua, Yulianus Rumboisano. (KabarPapua.co/Imelda) Perbesar

Ketua Komisi II DPR Papua, Yulianus Rumboisano. (KabarPapua.co/Imelda)

KABARPAPUA.CO, Kota Jayapura-Menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait peredaran beras oplosan, Ketua Komisi II DPR Papua, Yulianus Rumboisano menyatakan pihaknya akan mengambil langkah serius dengan meninjau langsung ke lapangan dan menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait.

Yulianus mengatakan, Komisi II DPR Papua berencana memanggil Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop), serta sejumlah distributor beras untuk memastikan tidak adanya celah hukum yang memungkinkan beras oplosan beredar bebas di pasaran di Papua.

“Kami tidak ingin ada produk beras oplosan yang terlanjur masuk dan dipasarkan secara bebas. Kami koordinasi untuk menutup celah ini,” ujar Yulianus di Kota Jayapura, Papua, Selasa, 22 Juli 2025.

Yulianus juga mengatakan, komisinya juga akan memanggil pihak Kabulog untuk berdiskusi mengenai distribusi beras, mengingat banyak distributor di Papua yang belum terdaftar secara resmi sehingga berpotensi mengganggu tata niaga pangan yang sehat.

Yulianus juga menyoroti pentingnya pengawasan terhadap beras lokal dan pasar murah. Sehingga kedepan Komisi II DPR Papua rutin melakukan pemantauan terhadap kemampuan beras lokal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Jika belum mencukupi, komisi akan terus meninjau dan memberikan edukasi kepada para distributor lokal agar rantai pasokan tetap aman dan berkualitas,” katanya.

“Kami akan memberikan edukasi dan terus memantau, karena keberadaan beras lokal perlu kita dorong, meski belum bisa sepenuhnya memenuhi kebutuhan,” katanya menambahkan. ***(Imelda)

Artikel ini telah dibaca 106 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Wagub Aryoko: Pelaksanaan MBG di Papua Tak Bisa Dilakukan Biasa-biasa saja

23 January 2026 - 15:34 WIT

Tim Penggerak Percepatan Pembangunan Dilantik, Gubernur Papua: Hadirkan Solusi Berdampak

15 January 2026 - 10:38 WIT

Hearing Center Hadir di RSUD Jayapura

9 January 2026 - 13:49 WIT

7 Regulasi Non-APBD 2026 Siap Ditetapkan untuk Pembangunan Inklusif Papua

9 January 2026 - 12:27 WIT

Perkuat Akuntabilitas, Gubernur Papua Serahkan DPA ke OPD

5 January 2026 - 18:04 WIT

Gubernur Papua Dorong ASN Tingkatkan Disiplin, Kinerja, dan Pelayanan Publik

5 January 2026 - 17:35 WIT

Trending di KABAR PAPUA