Menu

Mode Gelap
Antisipasi 1 Desember, TNI Polri Patroli 2×24 jam di Kota Jayapura Pesan Sejuk Polri di Deklarasi Pemilu Ceria Tanah Papua Gedung Perpustakaan SMPN 5 Sentani Terbakar Hibah Pilkada Jayapura Cair 10 Persen, Deposit Kas Daerah Rp23 Miliar Disorot 1 Desember di Jayapura: Polisi Amankan Ratusan Botol Miras Ilegal, Penjual Ngacir

KABAR JAYAWIJAYA · 19 Jun 2025 18:59 WIT

Bupati Jayawijaya Melepas 50 Anak Jalanan Ikut Pembinaan di Yogyakarta


					Bupati Jayawijaya Athenius Murip bersama Asisten I Setda Jayawijaya Tinggal Wusono dan Asisten II Setda Jayawijaya Lekius Jikwa, serta para anak jalanan yang akan mengikuti pembinaan di Yogyakarta. (KabarPapua.co/Agris Wistrijaya) Perbesar

Bupati Jayawijaya Athenius Murip bersama Asisten I Setda Jayawijaya Tinggal Wusono dan Asisten II Setda Jayawijaya Lekius Jikwa, serta para anak jalanan yang akan mengikuti pembinaan di Yogyakarta. (KabarPapua.co/Agris Wistrijaya)

KABARPAPUA.CO, Wamena – Bupati Jayawijaya Athenius Murip melepas 50 anak untuk mengikuti pembinaan di Yogyakarta, terkait pengembangan mental, rohani, kesehatan, dan pendidikan anak jalanan.

Kegiatan pelepasan dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya ini, usai apel pagi pemerintah daerah Jayawijaya, Kamis, 19 Juni 2025.

Menurut Athenius, program ini merupakan bagian dari Program 100 Hari Kerja Bupati Jayawijaya dan Wakil Bupati Jayawijaya yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Jayawijaya.

Sehingga, Pemkab Jayawijaya bekerjasama dengan salah satu yayasan yang ada di Yogyakarta untuk membina anak-anak jalanan selama kurang lebih 1 tahun.

Athenius juga mengatakan, sebagai wakil pemerintah daerah, pihaknya merasa sangat penting untuk menangani anak-anak yang biasa disebut sebagai anak-anak jalanan ataupun anak-anak aibon.

Sebab kata Athenius, anak-anak ini bukan lagi disebut anak jalanan maupun anak aibon, tetapi diubah dengan istilah menjadi anak-anak yang memiliki harapan yang lebih baik.

Untuk itu, kata Athenius, Pemkab Jayawijaya berkewajiban mengumpulkan dan mendata latar belakang, serta kondisi anak-anak ini.

“Kemudian kami lakukan pembinaan lebih lanjut agar mereka memiliki harapan hidup yang lebih baik lagi,” terangnya.

Selain itu, kata Athenius, dalam kegiatan ini juga Pemkab Jayawijaya melibatkan senior-senior mereka yang tergabung dalam komunitas pemuda-pemuda lintas batas angkutan yang ada di terminal.

“Para senior ini mengkoordinir, mengumpulkan, dan mengajak, serta mendata mereka untuk bisa dididik di sekolah,” katanya.

Saat ini, yang sudah didata akan diberangkatkan pada Sabtu ini, ada 20 anak. Lalu kloter kedua ada 30 anak.

“Total keseluruhan data anak-anak jalanan ini, lebih 300 anak. Namun yang akan diberangkatkan tahun 2025 ini, 50 anak,” kata Athenius.

Athenius juga mengatakan, anak-anak yang tidak memiliki keluarga dan tempat tinggal akan diarahkan untuk masuk asrama yang ada di Kota Wamena, baik itu asrama dan panti asuhan.

“Saya harap tak ada lagi anak-anak jalanan dan semua orang tua dapat bertanggung jawab terhadap anak-anaknya,” katanya.

Sedangkan untuk anak-anak yang akan diberangkatkan, kata Athenius, dapat menjadi anak yang berguna nantinya bagi orang tua maupun orang lain. ***(Agris Wistrijaya)

Artikel ini telah dibaca 109 kali

badge-check

Penulis Berita

Baca Lainnya

Konflik Dua Kelompok Menemui Titik Terang Menuju Perdamaian

21 January 2026 - 13:56 WIT

Dukung Publikasi Liga 4, Diskominfo Jayawijaya Terima Audiensi PSSI Papua Pegunungan

20 January 2026 - 13:27 WIT

Wamena Menuju Smart City: Lobi Strategis Bupati Jayawijaya Membuahkan Hasil Nyata

16 January 2026 - 12:26 WIT

Wapres Gibran Borong Hasil Bumi di Pasar Putikelek dan Pastikan Gizi MBG di Wamena

14 January 2026 - 22:21 WIT

Momen Wapres Gibran Menang Main Bola di Wamena hingga Menyesap Nikmatnya Kopi Lokal

13 January 2026 - 23:28 WIT

Perdana ke Wamena, Wapres Gibran Dijadwalkan Menginap Satu Malam

13 January 2026 - 15:31 WIT

Trending di KABAR JAYAWIJAYA